Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 8 April 2025 | 23.10 WIB

Puasa Intermiten Dapat Meningkatkan Gairah Seksual Pria Seiring Usia Menurut Penelitian Terbaru

Ilustrasi pasangan. (Freepik) - Image

Ilustrasi pasangan. (Freepik)

JawaPos.com – Penelitian terbaru menunjukkan bahwa pola makan puasa intermiten (intermittent fasting/IF) mampu meningkatkan dorongan seksual pria lanjut usia.

Puasa intermiten merupakan metode makan dengan mengatur waktu makan tertentu dalam satu hari atau dalam siklus mingguan.

Mengetahui efek puasa intermiten terhadap dorongan seksual bermanfaat untuk menjaga fungsi seksual optimal saat usia bertambah.

Berikut penjelasan mengenai puasa intermiten dapat meningkatkan gairah seksual pria seiring usia menurut penelitian terbaru dilansir dari laman Parade, Selasa (8/4):

1. Pola Makan Terstruktur

Puasa intermiten menciptakan jeda alami dalam waktu makan yang berpengaruh pada proses metabolisme tubuh. Pola ini melibatkan periode tanpa asupan kalori selama beberapa jam hingga sehari penuh.

Pada penelitian yang melibatkan tikus jantan, pola makan ini dilakukan dengan cara berselang hari. Tikus yang menjalani pola ini menunjukkan peningkatan aktivitas seksual dibandingkan kelompok bebas makan.

2. Penurunan Serotonin Alami

Triptofan sebagai bahan pembentuk serotonin dialihkan ke otot saat tubuh dalam kondisi puasa. Perpindahan ini mengurangi kadar serotonin di otak yang berkaitan dengan penekanan hasrat seksual.

Kadar serotonin yang lebih rendah menyebabkan peningkatan dorongan seksual secara alami. Hasil ini tampak jelas pada kelompok tikus tua yang mengalami peningkatan minat kawin.

3. Efek terhadap Testosteron Terbatas

Puasa intermiten tidak meningkatkan kadar testosteron secara konsisten. Penurunan hormon ini bahkan ditemukan dalam beberapa kasus pada kelompok tikus yang diuji.

Hal ini menandakan bahwa peningkatan dorongan seksual bukan berasal dari perubahan hormon. Hormon tetap penting, tetapi bukan penentu utama efek puasa terhadap libido.

4. Reproduksi Lebih Aktif

Tikus tua yang menjalani puasa intermiten lebih sering menunjukkan perilaku kawin. Ini terjadi tanpa peningkatan kualitas sperma maupun jumlahnya.

Editor: Siti Nur Qasanah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore