
Ilustrasi lingkungan kerja toxic. (freepik)
JawaPos.com - Situasi pada lingkungan kerja sering kali tidak bisa selalu terkontrol. Sifat individualis, tekanan kerja, hingga rasa iri atau dengki dari atasan atau sesama pekerja bisa menghasilkan energi negative dan lingkungan yang tidak supportif atau kini sering disebut sebagai lingkungan kerja yang toxic. Lingkungan kerja yang seperti itu dapat berdampak buruk pada kinerja diri sendiri hingga keseluruhan perusahaan.
Lingkungan kerja yang toxic sering membuat pekerja didalamnya merasa tidak nyaman secara mental. Dari persaingan tidak sehat, ketegangan, kerjasama yang terasa alot, hingga munculnya perilaku kasar. Beberapa tanda-tandanya adalah:
Lingkungan kerja yang toxic juga memiliki dampak buruk pada kesehatan mental. Contoh dampaknya adalah stress berlebihan, gangguan tidur (insomnia), depresi, hingga kehilangan motivasi dan produktivitas. Dampak tersebut bisa menjadi awal dari berbagai gangguan kesehatan mental yang lebih serius jika tidak diatasi.
Ada beberapa cara mengatasi lingkungan kerja yang toxic – khususnya untuk kamu yang memiliki posisi hanya sebagai karyawan biasa – agar kinerja dan kesehatan mental tidak terganggu. Berikut beberapa cara mengatasi lingkungan kerja toxic, dilansir dari Healthline.
1. Gunakan Waktu Istirahat dengan Maksimal
Saat waktu istirahat seperti makan siang, gunakan waktu maksimal untuk menghirup udara segar dan buat tubuh serta pikiran lebih relaks.
2. Tetapkan Batasan
Jangan mudah diminta untuk bekerja lembur tanpa bayaran atau melewatkan waktu istirahat. Kerjakan tugas sesuai dengan jobdesc agar hasil lebih maksimal.
3. Hindari Drama dan Gosip
Lingkungan kerja tidak pernah terlepas dari adanya drama dan gosip seputar rekan kerja atau atasan. Lebih baik hindari drama dan gosip tidak perlu untuk menghindari konflik di masa depan.
4. Fokus pada Tujuan Pribadi
Berpikirlah pada tujuan utama kamu melakukan pekerjaan ini. Baik untuk menunjang karier ke depannya, memenuhi kebutuhan sehari-hari, atau tempat untuk belajar. Jangan terdistraksi oleh hal-hal yang kurang relevan dengan tujuan utama.
5. Jaga Kesehatan Mental
Tekanan dari lingkungan kerja yang toxic dapat berdampak buruk pada kesehatan mental. Jaga kesehatan mental dengan melakukan hobi seperti olahraga, menulis jurnal, atau hobi lainnya di luar waktu kerja.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
