Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 22 Maret 2025 | 22.45 WIB

Mengapa Sulit Datang Tepat Waktu? 7 Penjelasan Psikologis dan Cara Mengubah Kebiasaan Terlambat

Ilustrasi datang terlambat. (Freepik) - Image

Ilustrasi datang terlambat. (Freepik)

JawaPos.com – Kebiasaan terlambat bisa mencerminkan lebih dari sekadar ketidaktepatan waktu. Ada faktor psikologis yang mempengaruhi perilaku ini dan sering kali berkaitan dengan pola pikir serta kebiasaan seseorang.

Keterlambatan merupakan ketidakhadiran seseorang pada waktu yang telah disepakati. Hal ini dapat disebabkan oleh berbagai faktor, baik internal maupun eksternal.

Mengenali alasan di balik keterlambatan dapat membantu memperbaiki kebiasaan ini. Selain itu, memahami dampaknya terhadap hubungan sosial dan profesional juga penting agar tidak menimbulkan kesan negatif.

Berikut alasan mengapa sulit datang tepat waktu dengan 7 penjelasan psikologis dan cara mengubah kebiasaan dilansir dari laman Psychologytoday oleh JawaPos.com, Sabtu (22/3):

1. Pola Pikir Pasif-Agresif

Sebagian orang menunjukkan agresi secara tidak langsung melalui keterlambatan. Ini bisa terjadi dalam bentuk kebiasaan yang tidak disadari atau sebagai cara menyatakan ketidakpuasan.

Individu dengan kecenderungan ini sering kali merasa tidak memiliki kendali dalam hubungan atau pekerjaan. Keterlambatan menjadi sarana untuk menunjukkan perlawanan terhadap ekspektasi sosial.

Akibatnya, hubungan dengan orang lain dapat terganggu karena pesan yang tersirat dalam keterlambatan tersebut. Jika dibiarkan, pola ini dapat berkembang menjadi kebiasaan yang sulit diubah.

2. Kurangnya Manajemen Waktu

Kesulitan mengatur waktu seringkali menjadi penyebab keterlambatan. Beberapa orang terlalu optimis dalam memperkirakan waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan suatu tugas.

Hal ini membuat mereka kurang realistis dalam menyusun jadwal dan akhirnya terlambat. Tanpa perencanaan yang baik, waktu terasa lebih singkat daripada kenyataan yang sebenarnya.

Kebiasaan menunda pekerjaan juga dapat memperburuk situasi, terutama ketika tugas menumpuk. Mengembangkan keterampilan mengatur waktu sangat penting untuk menghindari kebiasaan ini.

3. Perasaan Rendah Diri

Sebagian orang menggunakan keterlambatan sebagai cara untuk menarik perhatian. Mereka merasa kurang percaya diri dan ingin memastikan keberadaan mereka diperhatikan oleh orang lain.

Editor: Siti Nur Qasanah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore