
Ilustrasi datang terlambat. (Freepik)
JawaPos.com – Kebiasaan terlambat bisa mencerminkan lebih dari sekadar ketidaktepatan waktu. Ada faktor psikologis yang mempengaruhi perilaku ini dan sering kali berkaitan dengan pola pikir serta kebiasaan seseorang.
Keterlambatan merupakan ketidakhadiran seseorang pada waktu yang telah disepakati. Hal ini dapat disebabkan oleh berbagai faktor, baik internal maupun eksternal.
Mengenali alasan di balik keterlambatan dapat membantu memperbaiki kebiasaan ini. Selain itu, memahami dampaknya terhadap hubungan sosial dan profesional juga penting agar tidak menimbulkan kesan negatif.
Berikut alasan mengapa sulit datang tepat waktu dengan 7 penjelasan psikologis dan cara mengubah kebiasaan dilansir dari laman Psychologytoday oleh JawaPos.com, Sabtu (22/3):
1. Pola Pikir Pasif-Agresif
Sebagian orang menunjukkan agresi secara tidak langsung melalui keterlambatan. Ini bisa terjadi dalam bentuk kebiasaan yang tidak disadari atau sebagai cara menyatakan ketidakpuasan.
Individu dengan kecenderungan ini sering kali merasa tidak memiliki kendali dalam hubungan atau pekerjaan. Keterlambatan menjadi sarana untuk menunjukkan perlawanan terhadap ekspektasi sosial.
Akibatnya, hubungan dengan orang lain dapat terganggu karena pesan yang tersirat dalam keterlambatan tersebut. Jika dibiarkan, pola ini dapat berkembang menjadi kebiasaan yang sulit diubah.
2. Kurangnya Manajemen Waktu
Kesulitan mengatur waktu seringkali menjadi penyebab keterlambatan. Beberapa orang terlalu optimis dalam memperkirakan waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan suatu tugas.
Hal ini membuat mereka kurang realistis dalam menyusun jadwal dan akhirnya terlambat. Tanpa perencanaan yang baik, waktu terasa lebih singkat daripada kenyataan yang sebenarnya.
Kebiasaan menunda pekerjaan juga dapat memperburuk situasi, terutama ketika tugas menumpuk. Mengembangkan keterampilan mengatur waktu sangat penting untuk menghindari kebiasaan ini.
Baca Juga: Sering Dipandang Kaya, Inilah 5 Kebiasaan Dasar yang Dapat Membuktikan Kekayaan Seseorang
3. Perasaan Rendah Diri
Sebagian orang menggunakan keterlambatan sebagai cara untuk menarik perhatian. Mereka merasa kurang percaya diri dan ingin memastikan keberadaan mereka diperhatikan oleh orang lain.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
Hasil Play-off Liga 2: Adhyaksa FC Bungkam Persipura Jayapura 0-1 di Babak Pertama!
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
