
Ilustrasi seseorang yang tidak peka terhadap kesadaran sosial. (Freepik)
JawaPos.com – Setiap orang yang melakukan pertemuan hingga diskusi bersama terkadang tidak peka terhadap kesadaran sosial. Kesadaran sosial disini dalam artian sebagai topik pembahasan yang dilakukan saat pembicaraan sedang berlangsung.
Orang-orang seperti ini terkadang tidak memikirkan terlebih dahulu akan topik pembahasan yang pas atau cocok yang dilakukan saat diskusi bersama orang-orang tertentu.
Berikut 5 sikap seseorang yang tidak peka terhadap kesadaran sosial, seperti dilansir dari laman Personal Branding Blog.
1. Membicarakan diri sendiri
Kita semua tahu orang seperti ini tidak peduli apa pun pembicaraannya, mereka selalu menemukan cara untuk membicarakan kehidupan pribadi mereka sendiri.
Bahkan dalam suasana kelompok, mereka mendominasi diskusi dengan cerita-cerita mengenai pengalaman mereka sendiri, dan nyaris tak menghiraukan apa yang dikatakan orang lain.
Tentu saja, berbagi cerita pribadi adalah hal yang normal itulah cara kami terhubung. Namun bila seseorang melakukannya sepanjang waktu, tanpa mempertimbangkan apakah orang lain terlibat atau tertarik, itu tanda jelas kurangnya kesadaran sosial. Percakapan seharusnya menjadi jalan dua arah, bukan monolog yang tidak pernah berakhir.
2. Mengajukan pendapat yang kontroversial
Orang-orang yang kurang memiliki kesadaran sosial sering kali tidak menangkap isyarat-isyarat seperti pendapat yang akan dikatakan.
Mereka akan mengangkat topik-topik yang memecah belah politik, agama, uang tanpa mempertimbangkan apakah hal itu pantas atau bagaimana hal itu dapat memengaruhi perasaan orang lain.
Alih-alih memahami situasi, mereka malah semakin agresif, sama sekali tidak menyadari ketegangan yang telah mereka ciptakan.
3. Selalu mengeluh akan kehidupan
Kita semua pernah mengalami masa-masa sulit, dan mencurahkan keluh kesah kepada teman dekat adalah hal yang wajar. Namun, sebagian orang mengubah setiap percakapan menjadi pesta belas kasihan pribadi, terus-menerus mengeluh tentang pekerjaan, hubungan, kesehatan, atau kehidupan secara umum tanpa pernah mempertimbangkan bagaimana hal itu memengaruhi orang-orang di sekitar mereka.
Sikap negatif ternyata menular berada di sekitar orang yang terus-menerus mengeluh sebenarnya dapat meningkatkan tingkat stres dan menurunkan suasana hati secara keseluruhan.
Ketika seseorang menjadikan keluhan sebagai cara komunikasi utamanya, mereka tidak hanya menjatuhkan diri mereka sendiri mereka juga menyeret orang lain jatuh bersamanya. Orang yang memiliki kesadaran sosial memahami bahwa percakapan harus berimbang.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
Persebaya Surabaya Cetak Prestasi! Masuk 8 Klub Indonesia Lolos Lisensi AFC Champions League Two Tanpa Syarat
10 Rekomendasi Bubur Ayam Paling Favorit di Surabaya, Terkenal Lezat dan Jadi Langganan Pecinta Kuliner Pagi
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
