
Ilustrasi anak tengah
JawaPos.com - Kita semua pernah mendengar stereotip tentang anak tengah yang merasa diabaikan atau tersesat di tengah hiruk-pikuk keluarga besar.
Namun, di balik itu, anak tengah justru memiliki keunikan tersendiri yang membentuk perilaku dan kepribadian mereka.
Berbagai penelitian dalam bidang psikologi menunjukkan bahwa posisi di tengah kakak dan adik dapat memberikan keuntungan tersendiri.
Dari kemampuan bernegosiasi hingga rasa keadilan yang kuat, dilansir dari laman Blog Herald pada Jumat (14/2) berikut tujuh sifat unik anak tengah yang menarik untuk disimak.
1. Pembawa Damai Alami atau Mediator
Anak tengah sering kali berperan sebagai mediator dalam keluarga. Ketika kakak dan adik berselisih, entah karena berebut remote TV atau siapa yang berhak memakai baju favorit, anak tengah cenderung turun tangan untuk menenangkan situasi.
Menurut teori urutan kelahiran dari Alfred Adler, anak tengah mengembangkan keterampilan bernegosiasi sejak dini karena mereka secara psikologis "terjepit" di antara saudara kandung lainnya. Kakak yang lebih tua sering lebih dominan, sementara adik lebih banyak dimanja.
Situasi ini membuat anak tengah terbiasa mencari jalan tengah, baik dalam keluarga maupun dalam hubungan sosialnya di kemudian hari. Kemampuan ini juga membuat mereka menjadi teman yang bisa diandalkan dan pemecah masalah yang hebat.
2. Menguasai Fleksibilitas
Tumbuh sebagai anak tengah berarti harus mampu beradaptasi dengan berbagai dinamika dalam keluarga. Kakak mungkin menuntut otoritas, sedangkan adik membutuhkan perhatian lebih. Ini membuat anak tengah secara alami menjadi pribadi yang fleksibel dan mudah menyesuaikan diri.
Studi tentang kemampuan beradaptasi dalam psikologi perkembangan menunjukkan bahwa anak-anak yang tumbuh dalam lingkungan penuh negosiasi dan kompromi lebih mampu menghadapi perubahan dalam hidup. Dari peralihan ke sekolah baru, pekerjaan baru, hingga tinggal di lingkungan yang berbeda, anak tengah lebih siap menghadapi tantangan dengan sikap yang lebih tenang.
3. Menavigasi Kemerdekaan Lebih Awal
Dibandingkan kakak yang sering jadi pusat perhatian karena tanggung jawabnya, atau adik yang mendapatkan banyak perhatian karena usianya, anak tengah sering kali harus mencari cara sendiri untuk bersinar.
Karena merasa kurang diperhatikan, mereka cenderung mengembangkan minat dan hobi sendiri tanpa terlalu bergantung pada validasi keluarga. Teori dari Carl Jung menyebutkan bahwa pencarian identitas individu dapat menghasilkan kehidupan batin yang kaya.
Banyak anak tengah yang lebih mandiri, menemukan kesenangan dalam eksplorasi kreatif, buku, atau membangun lingkaran sosial di luar keluarga.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
