
Ilustrasi seorang perempuan yang tengah bersedih. (Yanalya/Freepik)
JawaPos.com – Kendati mungkin sebagian orang memiliki kemampuan untuk mengatasi pengalaman traumatis, namun luka masa kecil atau inner child cenderung sulit dilupakan, tidak peduli berapa banyak waktu yang telah berlalu dan berapa banyak kerja keras yang dilakukan untuk menyembuhkannya.
Luka inner child ini bisa disebabkan oleh berbagai hal yang menyebabkan rasa traumatis. Menyembunyikan rasa sakit dari luka masa kecil tak akan membuatnya hilang. Justru, rasa itu akan bermanifestasi dalam kehidupan dewasa Anda.
Lantas, apa saja tanda-tanda luka masa kecil yang belum sepenuhnya sembuh di masa dewasa? Seperti dirangkum dari The Sense Hub, berikut ulasan selengkapnya.
1. Anda tidak bisa menerima pujian
Jika Anda tidak bisa menerima pujian atau sanjungan, dan meragukan ketulusan orang yang memberikannya, ini mungkin bisa menjadi cerminan masa kecil Anda. Bisa jadi, Anda jarang mendapatkan pengakuan yang tulus dan positif dari orang-orang di sekitar Anda sejak kecil.
Sehingga, Anda selalu merasa kurang dan meremehkan segala pencapaian Anda saat dewasa. Akibatnya, Anda kerap meragukan ketulusan orang yang memuji pencapaian Anda. Belajar menerima pujian tanpa kecurigaan atau keraguan dapat membantu mengubah cara Anda memandang diri sendiri.
2. Terus-menerus meminta maaf
Meminta maaf berulang kali, bahkan jika Anda tidak menyebabkan kerugian apapun, bisa menjadi salah satu tanda Anda belum sepenuhnya pulih dari luka masa kecil. Hal ini biasanya terjadi karena sejak kecil Anda selalu disalahkan, bahkan untuk kesalahan yang bukan disebabkan oleh Anda.
Ini seperti menginternalisasi gagasan bahwa Anda selalu menjadi orang yang perlu memperbaiki keadaan, dan dampaknya terasa hingga Anda beranjak dewasa.
3. Anda kerap mengabaikan kebahagiaan sendiri
Jika Anda menghabiskan masa kecil Anda untuk selalu mengalah dan memprioritaskan kebahagiaan orang lain dibandingkan diri Anda sendiri, Anda mungkin akan merasa bersalah ketika mengutamakan kebutuhan sendiri ketika dewasa. Ini menjadi salah satu tanda luka masa kecil yang belum sepenuhnya sembuh.
4. Merasa bersalah jika tidak produktif
Jika saat dewasa Anda merasa bersalah karena tidak produktif, mungkin Anda memiliki luka inner child yang belum sembuh total. Ini bisa terjadi ketika Anda dibebankan pada ekspektasi yang tinggi dari keluarga Anda dan kerap dijadikan sebagai ‘contoh’ untuk saudara-saudara Anda. Sehingga, Anda akan merasa bahwa berleha-leha dan beristirahat sejenak membuat Anda tidak layak atau malas.
5. Menetapkan batas tampak aneh bagi Anda
Ketika Anda tidak memiliki batasan yang sehat sejak kecil, sulit untuk mengetahui bagaimana cara menetapkannya saat dewasa. Anda mungkin akan kesulitan menolak orang lain karena takut melukai perasaan mereka. Meskipun, hal tersebut tidak ingin Anda lakukan.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
Persebaya Surabaya Cetak Prestasi! Masuk 8 Klub Indonesia Lolos Lisensi AFC Champions League Two Tanpa Syarat
10 Rekomendasi Bubur Ayam Paling Favorit di Surabaya, Terkenal Lezat dan Jadi Langganan Pecinta Kuliner Pagi
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
