
Ilustrasi keterampilan interpersonal (freepik)
JawaPos.com - Mungkin Anda pernah berpikir bahwa bersikap baik terhadap orang lain berarti mengatakan hal yang benar. Namun, hal itu bisa juga berkaitan dengan apa yang Anda hentikan. Kita semua memiliki kebiasaan, ada yang membantu dan ada yang tidak.
Dan seiring bertambahnya usia, perilaku tertentu dapat menghalangi kita untuk benar-benar terhubung dengan orang lain. Dilansir JawaPos.com dari laman Hack Spirit, Kamis (13/2), berikut delapan kebiasaan yang harus Anda tinggalkan jika ingin meningkatkan keterampilan interpersonal.
1. Berpikir bahwa Anda harus selalu benar
Tidak ada yang dapat menghentikan percakapan lebih cepat daripada seseorang yang menolak untuk salah. Kita semua pernah mengalaminya, bersikap keras kepala, mempertahankan sudut pandang kita seolah-olah hidup kita bergantung padanya.
Namun kenyataannya, bersikap benar tidak sepenting bersikap terbuka. Keterampilan bergaul yang baik datang dari mendengarkan, memahami, dan terkadang mengakui bahwa mungkin Anda tidak memiliki semua jawaban.
2. Memotong pembicaraan daripada mendengarkan
Mungkin Anda mengira bahwa Anda hanya bersemangat dalam percakapan. Jika Anda punya ide, Anda akan langsung ikut bicara, senang berbagi, menambahkan pendapat, atau menyelesaikan kalimat seseorang untuk mereka.
Namun, hal itu menunjukkan bahwa Anda sebenarnya hanya menunggu giliran untuk berbicara. Memotong pembicaraan tidak menunjukkan keterlibatan, itu membuat orang lain terdiam. Saat Anda mulai benar-benar mendengarkan alih-alih merencanakan tanggapan berikutnya, percakapan Anda menjadi lebih bermakna.
3. Menghindari kontak mata
Kontak mata merupakan salah satu cara terkuat untuk membangun kepercayaan dengan seseorang. Penelitian menunjukkan bahwa hanya beberapa detik kontak mata langsung dapat menciptakan rasa keterhubungan antara dua orang, bahkan orang yang tidak dikenal.
Namun, banyak orang yang mengalami kesulitan. Entah karena malu, tidak nyaman, atau karena kebiasaan, menghindari kontak mata dapat membuat Anda tampak tidak tertarik atau bahkan tidak dapat dipercaya.
Jika Anda ingin meningkatkan keterampilan Anda dalam bersosialisasi, mulailah berlatih kontak mata yang stabil tetapi alami. Hal ini menunjukkan rasa percaya diri, perhatian, dan yang terpenting adalah membuat orang lain merasa diperhatikan.
4. Mengabaikan perasaan orang lain
Kita semua pernah mendengar atau bahkan mengatakan hal-hal seperti "Jangan terlalu sensitif" atau "Kamu bereaksi berlebihan." Hal itu mungkin tampak seperti cara yang tidak berbahaya untuk menenangkan seseorang.
Tetapi sebenarnya hal itu justru menimbulkan hal yang sebaliknya, membuat mereka merasa tidak didengarkan dan tidak dianggap. Keterampilan interpersonal yang baik muncul dari mengakui emosi, bukan mengabaikannya.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
