
Kepribadian berisiko burnout menurut psikologi. (Freepik/ freepik)
JawaPos.com – Burnout bukan sekadar rasa lelah biasa, melainkan kondisi kelelahan fisik, mental, dan emosional yang bisa mengganggu produktivitas serta kesejahteraan seseorang.
Dalam psikologi, ada beberapa tipe kepribadian yang lebih rentan mengalami burnout karena pola pikir, kebiasaan, atau cara mereka menangani tekanan. Jika tidak diantisipasi, hal ini bisa berdampak serius pada kesehatan dan kualitas hidup.
Dilansir dari geediting.com pada Kamis (13/2), diterangkan bahwa terdapat tujuh tipe kepribadian orang yang berisiko tinggi untuk menderita burnout menurut psikologi.
Individu dengan karakteristik perfeksionis memiliki kecenderungan kuat untuk selalu mengejar kesempurnaan dalam setiap aspek kehidupan mereka. Mereka kerap menetapkan standar yang sangat tinggi dan hampir mustahil dicapai, yang pada akhirnya menciptakan tekanan besar pada diri sendiri.
Baca Juga: Kenali Tanda-tanda Seseorang Burnout pada Penggunaan Media Sosial secara Berlebihan, Apa Saja?
Ketika hasil yang didapat tidak sesuai dengan ekspektasi mereka yang terlampau tinggi, dampak emosionalnya bisa sangat berat dan menguras energi mental. Perfeksionis juga memiliki kebiasaan untuk terus-menerus mencari kesalahan atau kekurangan dalam setiap pencapaian mereka, bahkan ketika orang lain menganggap hasilnya sudah sangat baik.
Tekanan konstan yang mereka ciptakan untuk diri sendiri ini seringkali berujung pada kelelahan fisik dan mental yang berkepanjangan. Kondisi ini akhirnya dapat memicu terjadinya burnout yang serius jika tidak segera disadari dan diatasi.
Orang-orang dengan karakter people pleaser memiliki kesulitan besar untuk mengatakan “tidak” ketika dimintai bantuan atau diberi tanggung jawab tambahan. Mereka mendapatkan kepuasan batin ketika bisa membantu dan membahagiakan orang lain, namun seringkali mengabaikan kapasitas dan batas kemampuan diri sendiri.
Hal ini kerap membuat mereka terjebak dalam situasi kelebihan beban kerja atau tanggung jawab yang sebenarnya di luar kemampuan mereka. Mereka cenderung mengorbankan kesejahteraan pribadi demi memenuhi harapan dan kebutuhan orang lain.
Beban mental dan fisik yang terakumulasi dari kebiasaan ini sangat berisiko memicu burnout. Diperlukan pembelajaran untuk bisa mengatakan “tidak” secara bijak demi menjaga kesehatan mental mereka.
Para high achiever adalah individu yang selalu memiliki ambisi tinggi dan dorongan kuat untuk mencapai kesuksesan yang lebih besar. Mereka kerap mendorong diri mereka melampaui batas normal dalam mengejar tujuan-tujuan yang telah ditetapkan.
Fokus yang terlalu intens pada pencapaian target seringkali membuat mereka mengabaikan kebutuhan istirahat dan relaksasi yang sebenarnya sangat penting. Tekanan konstan untuk terus berprestasi dapat menguras energi mental mereka secara signifikan.
Ada kalanya mereka perlu diingatkan bahwa mengambil waktu untuk beristirahat sama pentingnya dengan mengejar kesuksesan. Tanpa keseimbangan yang baik, burnout akan menjadi konsekuensi yang tak terhindarkan bagi mereka.
Kaum caregiver atau perawat merupakan sosok yang selalu siap sedia memberikan bantuan dan dukungan kepada orang lain yang membutuhkan. Mereka memiliki naluri kuat untuk mengutamakan kebutuhan orang lain di atas kebutuhan pribadi mereka sendiri.
Kebiasaan memberikan perhatian dan bantuan tanpa henti ini seringkali membuat mereka lupa untuk merawat diri sendiri. Beban emosional dan fisik dari aktivitas merawat orang lain secara terus-menerus dapat sangat menguras energi mereka.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
