
Ilustrasi seseorang sedang mengirim voice note. (Freepik)
JawaPos.com - Banyak orang beralih pada Voice Note dalam mengirim pesan. Voice Note dipandang sebagai jalan tengah pada dunia maya yang dibanjiri teks, kecemasan menerima panggilan telepon, dan kelelahan dengan obrolan video.
Voice note atau pesan suara adalah rekaman audio pendek yang dikirim kepada orang lain. Voice note adalah salah satu fitur yang terdapat pada aplikasi pesan seperti WhatsApp, Telegram, dan Direct Message.
Mengapa kemudian orang-orang beralih ke voice note? Ternyata voice note memberikan beberapa keuntungan seperti kemudahan praktis tanpa harus menunggu panggilan telepon atau video call, voice note juga memudahkan untuk menyampaikan nuansa komunikasi lisan seperti nada, emosi, dan humor tanpa harus melalui telepon/panggilan video. Selain itu, voice note juga sangat membantu bagi mereka yang kesulitan untuk mengetik pesan ataupun merasa malas menuliskannya karena tidak ingin repote memilih kata-kata yang tepat.
Meski mengirim voice note terasa mudah dan praktis, ternyata voice note memiliki beberapa kelemahan seperti voice note yang terlalu panjang, bahkan hingga 10 menit atau lebih yang justru membuang waktu si penerima pesan. Selain itu voice note yang diputar dengan volume keras dapat mengganggu orang lain, serta berisiko menyebarkan informasi pribadi atau sensitif jika pesan diputar tanpa sengaja
Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk memperhatikan etika dalam mengirim voice note. Berikut ini beberapa etika yang dapat membantu mengurangi ketidaknyamanan dalam menggunakan voice note, berdasarkan www.financialexpress.com.
1. Jangan mengirim voice note panjang
Menurut Seema Puri seorang pakar etiket, voice note adalah solusi terbaik jika pesan yang Anda kirimkan terlalu panjang untuk diketik tetapi terlalu singkat untuk dibicarakan melalui panggilan. Hindari mengirimkan pesan yang terlalu panjang hingga 10 menit atau lebih, karena bisa membuat penerima pesan menjadi kelelahan dan sulit memahami informasi yang disampaikan. Solusinya, Anda bisa memecah voice note menjadi beberapa bagian yang lebih pendek agar penerima voice note bisa mendengarkan sesuai waktu luang mereka.
2. Hormati dan jaga privasi orang lain
Perhatikan lingkungan sekitar saat mendengarkan voice note, hal ini disebabkan karena orang lain mungkin merasa terganggu jika voice note diputar dengan volume tinggi di tempat umum. Selanjutnya, hargai privasi pengirim pesan dengan mendengarkan menggunakan volume serendah mungkin, supaya tidak membocorkan informasi yang mungkin bersifat positif.
3. Kurangi jumlah pertanyaan saat mengirim voice note
Ketika mengirim Voice note, kurangi pertanyaan Anda dalam satu pesan suara. Pertanyaan yang banyak dapat membingungkan penerima pesan, yang membuat mereka lupa harus menjawab yang mana. Batasi jumlah pertanyaan dalam satu voice note agar lebih mudah bagi penerima pesan untuk menjawab pesan Anda.
4. Balas dengan tepat waktu
Usahakan membalas pesan suara dengan tepat waktu agar pengirim tidak merasa diabaikan. Namun apabila sedang sibuk, Anda bisa memberikan balasan dengan mengatakan “sebentar ya, aku sedang mengerjakan sesuatu… nanti, aku akan segera membalas dan menjawab pertanyaanmu”
5. Balas dengan voice note juga
Apabila Anda menerima voice note atau pesan suara, cobalah untuk membalas dengan cara yang sama. Menurut Seema Puri, percakapan dua arah dalam bahasa yang sama jauh lebih baik daripada monolog di satu pihak.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
