Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 5 Februari 2025 | 18.05 WIB

Stres Bikin Nafsu Makan Berlebih? Kenali Penyebab Emotional Eating dan Cara Jitu untuk Mengatasinya!

Ilustrasi seorang wanita yang mengalami emotional eating. (Wayhomestudio/Freepik). - Image

Ilustrasi seorang wanita yang mengalami emotional eating. (Wayhomestudio/Freepik).

JawaPos.com – Pernahkah Anda merasa sangat stres secara emosional sehingga melampiaskan perasaan Anda dengan makan sesuatu yang enak? Terutama pada makanan manis dan tinggi kalori? Bisa jadi itu tanda Anda mengalami emotional eating.

Melansir Healthline, kondisi ini umum terjadi karena tubuh manusia membutuhkan makanan untuk memberikan energi. Sehingga, masuk akal bahwa kita makan ketika merasa sedang cemas, stres, ataupun mengalami perasaan emosional.

Namun, hal ini bisa menjadi masalah jika kondisi emotional eating terus-terusan terjadi dan Anda tidak memiliki cara lain untuk mengatasinya. Sebab, makan banyak tidak akan bisa mengatasi permasalahan Anda yang sebenarnya. Makan hanyalah sebagai rasa pelampiasan semata, yang bisa jadi berdampak buruk pada kesehatan Anda karena dapat menyebabkan kenaikan berat badan.

Terdapat banyak faktor penyebab yang dapat memicu keinginan untuk makan terus. Beberapa faktor eksternal termasuk tekanan pekerjaan, masalah finansial, masalah kesehatan, konflik hubungan, hingga gaya hidup yang buruk.

Adapun, penyebab internal emotional eating termasuk disregulasi emosi (ketidakmampuan untuk mengelola emosi), kurangnya kesadaran introspektif (kurang memahami perasaan diri sendiri), alexithymia (kurangnya kemampuan untuk memproses atau menggambarkan emosi), hormon stres atau kortisol yang tinggi, dan lainnya.

Lantas, adakah cara untuk mengatasi emotional eating secara efektif? Simak ulasannya berikut ini.

  1. Temukan cara lain untuk meredakan stres Anda

Pertama-tama, pahami dahulu penyebab yang dapat menimbulkan emosi atau stres, yang mengakibatkan nafsu makan berlebih. Sehingga, Anda dapat mulai membuat perubahan dan solusi jitu untuk mengatasinya.

Pikirkanlah beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk menghilangkan stres selain dari makanan. Jika Anda merasa stres karena bosan, pertimbangkan untuk melakukan hobi Anda untuk mengelola kebosanan Anda.

Butuh waktu dan latihan untuk mengubah pola pikir Anda agar menggantikan kebiasaan makan berlebihan dengan aktivitas lain yang lebih produktif. Eksperimenlah dengan berbagai hal atau aktivitas yang menyenangkan untuk menemukan yang cocok dengan Anda.

  1. Lakukan olahraga atau aktivitas fisik

Melakukan olahraga atau aktivitas fisik bisa menjadi cara yang ampuh untuk mengelola stres dan kecemasan. Aktivitas ini membantu mengurangi kadar hormon stres dan melepaskan endorfin untuk meningkatkan suasana hati Anda. Rutinitas olahraga juga dapat membantu mengelola pemicu emosional yang mendasari Anda untuk memiliki nafsu makan berlebih saat stres.

Melakukan olahraga atau aktivitas fisik tidak harus intens untuk mendapatkan manfaatnya. Cobalah untuk melakukan olahraga ringan secara rutin, seperti yoga, peregangan ringan, berenang, jalan kaki, atau jogging.

  1. Latihmindfulness

Menerapkan mindfulness memiliki banyak manfaat untuk menjaga kesehatan mental. Praktik ini juga telah terbukti sebagai cara yang ampuh untuk mengelola stres dan mengatasi emotional eating.

Secara umum, mindfulness adalah praktik yang menyadari diri sendiri secara penuh dengan menyatukan pikiran, perasaan, dan tubuh untuk fokus. Beberapa contoh praktik mindfulness yang bisa Anda lakukan di antaranya adalah meditasi, merefleksi diri sendiri, berjalan santai, menikmati langit atau alam, hingga melakukan sesuatu yang bisa membuat pikiran dan tubuh Anda rileks.

  1. Makan cukup dan bergizi untuk mencegah lapar

Rasa lapar secara emosional dan fisik tentunya merupakan hal yang berbeda. Tetapi, memastikan agar Anda makan cukup dan bergizi sangat penting untuk meningkatkan energi dan stamina Anda.

Otak kita terhubung untuk memastikan kita makan cukup untuk bertahan hidup. Jika Anda merasa lapar di siang hari, mengonsumsi protein dapat membantu karena bisa membuat Anda kenyang lebih lama dan mencegah makan berlebihan. Untuk itu, Anda bisa menargetkan konsumsi 30% protein dari asupan harian Anda.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore