Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 5 Februari 2025 | 05.35 WIB

Jika Rumahmu Merasa Berantakan dan Tidak Teratur, Kemungkinan Kamu Melakukan 7 Kesalahan Ini: Cek Apa Saja!

Ilustrasi orang yang hidupnya jorok. (Freepik) - Image

Ilustrasi orang yang hidupnya jorok. (Freepik)

JawaPos.com - Rumah adalah tempat di mana kita merasa nyaman dan aman, apalagi setelah seharian bekerja, rumah menjadi tempat terbaik untuk melepas lelah.

Namun sering kali kita kurang memerhatikan hal tersebut dengan membiarkan rumah berantakan, penyimpanan barang tidak teratur, dan lain sebagainya. Hal tersebut tentunya berpengaruh pada kesehatan kita.

Melansir dari laman News Report pada Selasa (04/02) jika rumahmu merasa berantakan dan tidak teratur, kemungkinan melakukan 7 kesalahan ini :

1. Menyimpan sesuatu untuk 'suatu hari nanti'

Kita semua bersalah karenanya. Seperti sekotak majalah lama yang ingin kamu baca, pakaian yang mungkin akan muat lagi suatu hari nanti, atau peralatan dapur dari hadiah yang belum pernah digunakan.

Seringkali, 'suatu hari nanti' tidak pernah datang, hingga barang-barang ini hanya tergeletak di sana mengumpulkan debu dan menambah kekacauan.

Psikologi mengungkapkan bahwa ini membentuk ikatan emosional dengan harta benda dan gagasan jika membuangnya dapat menimbulkan kecemasan. Tapi pada kenyataannya, jika kamu tidak menggunakan suatu barang lebih dari setahun, kemungkinan besar tidak akan peduli jika itu hilang.

2. Tidak menetapkan batasan dengan barang-barang

Barang-barang kita perlu dibatasi, sama halnya seperti tidak boleh membiarkan email kantor mengganggu makan malam dengan keluarga, kita juga tidak boleh membiarkan barang-barang itu terbuang ke tempat yang telah ditentukan.

Segala sesuatu di rumah, juga harus memiliki 'rumah', hingga jelas penyimpanannya dan tidak berserakan. Menetapkan batasan untuk barang bukan berarti bersikap kaku, tapi tentang menciptakan rasa keteraturan dan harmoni di rumah sendiri.

3. Tidak merapikan barang secara teratur

Memiliki rumah yang tertata rapi dan bebas dari kekacauan bukanlah pencapaian yang bisa diperoleh sekali saja, ini adalah proses yang berkesinambungan.

Anggap saja seperti memelihara taman, kamu tidak bisa hanya menanam bunga sekali dan berharap bunga itu mekar selamanya. Kamu perlu menyiraminya, menghilangkan gulma, memangkas tanaman, dan itu semua adalah pekerjaan yang berkelanjutan.

Hal yang sama berlaku untuk rumah, merapikan barang harus menjadi kebiasaan rutin, bukan ritual pembersihan musim semi tahunan. Ini tentang meninjau secara teratur tentang hal yang kamu miliki, benar-benar dibutuhkan, atau memang sudah tidak berguna lagi.

4. Tidak memanfaatkan ruang vertikal

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore