
Ilustrasi orang tua dan anak
JawaPos.com - Hubungan antara ibu dan anak perempuan sering kali dipenuhi dengan dinamika yang kompleks, terutama ketika sang anak beranjak dewasa.
Tanpa disadari, beberapa kebiasaan yang dilakukan ibu justru menciptakan jarak emosional dengan anak perempuannya.
Kebiasaan ini sering kali muncul secara halus dan tidak disengaja. Namun, jika dibiarkan, hubungan yang seharusnya erat bisa semakin renggang.
Dengan memahami dan menyadari pola-pola ini, seorang ibu dapat memperbaiki hubungannya dengan anak perempuan dewasa dan menciptakan ikatan yang lebih kuat.
Dilansir dari laman Geediting, Minggu (02/2), berikut adalah delapan kebiasaan ibu yang tanpa sadar dapat menjauhkan hubungan dengan anak perempuannya:
Perbandingan adalah hal yang lumrah dalam kehidupan, tetapi jika dilakukan pada anak sendiri, dampaknya bisa merusak hubungan.
Seorang ibu mungkin tanpa sadar membandingkan anak perempuannya dengan wanita lain seusianya, baik dalam hal karier, pencapaian, gaya hidup, atau bahkan penampilan. Hal ini bisa membuat sang anak merasa tidak cukup baik dan merusak kepercayaan dirinya.
Alih-alih membandingkan, lebih baik fokus pada menghargai perjalanan dan pencapaian unik anak, sekecil apa pun itu. Ini bisa membantu mempererat hubungan ibu dan anak perempuan.
Komunikasi adalah kunci dalam hubungan apa pun, termasuk antara ibu dan anak perempuan dewasa.
Terkadang, ibu menahan diri untuk berbicara secara terbuka karena takut konflik, merasa tidak akan didengar, atau sekadar terbiasa menyimpan perasaan. Akibatnya, ketegangan bisa muncul dalam bentuk komentar pasif-agresif atau saran yang terkesan menggurui.
Membuka diri dan berbicara dengan jujur dapat membantu menghindari kesalahpahaman dan membangun hubungan yang lebih sehat.
Saat anak perempuan tumbuh dewasa, ia membutuhkan ruang dan batasan yang lebih jelas. Namun, beberapa ibu masih sulit menerima hal ini.
Bentuk pelanggaran batasan bisa berupa sering datang tanpa pemberitahuan, terlalu ikut campur dalam urusan pribadi anak, atau tidak menghormati privasinya. Hal ini bisa membuat anak merasa terkekang dan menjauh secara emosional.
Menghormati batasan anak perempuan adalah tanda bahwa ibu mengakui kedewasaannya dan mempercayainya dalam menjalani hidupnya sendiri.
Ibu sering kali memiliki gambaran ideal tentang masa depan anak perempuannya, baik dalam karier, pernikahan, atau gaya hidup. Namun, ketika kenyataan tidak sesuai dengan harapan, hubungan bisa menjadi tegang.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
