Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 23 Januari 2025 | 19.36 WIB

5 Alasan Seseorang Tidak Suka Melakukan Telepon dan Lebih Memilih Untuk Mengirim Pesan

Ilustrasi perempuan sedang mengirim pesan. (Freepik) - Image

Ilustrasi perempuan sedang mengirim pesan. (Freepik)

JawaPos.com – Saat ini kehidupan manusia sedang dipenuhi dengan perkembangan teknologi yang sangat signifikan. Mudah sekali orang-orang melakukan komunikasi dengan orang terdekat hanya dengan melalui ponsel pintar.

Namun, beberapa orang kerap kali tidak menyukai panggilan telepon, mereka sering kali lebih memilih untuk mengirim pesan. Hal ini terjadi karena setiap orang memiliki prinsip yang berbeda antara orang satu dengan orang lain.

Sebagian merasa melakukan panggilan suara itu merupakan hal yang tak diduga-duga atau tanpa persiapan. 

Melansir dari laman Ideapod berikut 5 alasan orang lebih memilih untuk mengirim pesan dibandingkan dengan melakukan panggilan suara.

  1. Tidak harus langsung merespon

Sering kali jika terdapat panggilan masuk kita harus meninggalkan aktivitas sejenak hanya untuk menjawab panggilan tersebut. Hal itu sangat bertolak belakang dengan orang yang lebih menyukai mengirim pesan.

Mengirim pesan menyediakan jeda untuk membalas pesan yang diterima. Hal ini memberi kebebasan untuk menanggapi sesuai kecepatan mereka sendiri, tanpa rasa cemas debgab langsung membalas seketika.

Pada intinya orang yang menyukai mengirim pesan dapat menerima aspek terhadap pesan teks yang dikirim dengan memahami nilainya dalam gaya komunikasi mereka, mereka dapat berinteraksi dengan lebih nyaman dan efektif.

  1. Mengirim pesan dapat melakukan banyak aktivitas sekaligus

Panggilan telepon menuntut perhatian penuh yang mengakibatkan sulit untuk fokus pada hal lain. Orang yang melakukan sebuah panggilan akan terpaku pada percakapan dan akan sulit untuk melakukan hal lain.

Namun, mengirim pesan merupakan hal yang sama sekali berbeda dengan melakukan panggilan suara. Dengan berkirim pesan teks orang-orang dapat melanjutkan aktivitas mereka sambil tetap mengobrol.

Mereka juga dapat membaca buku, menonton film, memasak makan malam, atau bahkan bekerja, semuanya sambil berkirim pesan teks.

  1. Menghindari kelelahan sosial

Penelitian telah menunjukkan bahwa panggilan telepon yang terlalu lama justru dapat menguras energi mental seseseorang sehingga membuat beberapa orang merasa lelah secara sosial setelah melakukan panggilan telepon.

Hal ini berbeda dengan mengirim pesan, karena sifat mengirim pesan teks yang santai dan tidak bertekanan memungkinkan terjadinya interaksi sosial yang lebih seimbang dan tidak menguras baterai mental kita dengan cepat.

Disisi lain melakukan panggilan telepon, dimana membutuhkan respons bolak-balik yang cepat serta dapat membuat seseorang merasa lelah secara mental.

  1. Pesan teks memberikan rasa anonimitas

Mengirim pesan dapat memberikan batasan akan respon yang akan dikirimkan kepada pengirim awal. Jika merespon dengan melalui panggilan telepon suara kita mungkin bergetar atau pecah saat membahas sesuatu yang penting atau pribadi.

Obrolan yang dibicarakan melalui telepon dapat mengalir begitu saja tanpa adanya gap atau batasan tertentu sehingga sering kali orang merasa keceplosan akan pembicaraan tersebut.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore