
Ilustrasi stalking untuk mencari informasi terhadap target. (Unsplash)
JawaPos.com – Stalking atau menguntit umumnya dilakukan sebatas di media sosial. Namun di tingkat ekstrem perilaku ini dapat merambah ke kehidupan nyata.
Perilaku stalking didefinisikan sebagai sebuah pola berulang dan obsesif yang mengganggu atau memberikan rasa takut pada korbannya atas ancaman kekerasan.
Semua orang dapat menjadi pelaku (stalker) jika mereka terobsesi kepada seseorang dan meluangkan waktu dan energi pada sang objek obsesi tanpa keinginan mereka, dan semua orang dapat menjadi korban stalking tanpa pandang gender, usia, ras dan orientasi.
Berdasar survei yang diadakan oleh yayasan Suzy Lamplugh Trust di Inggris, 45 persen pelaku stalking adalah mantan pasangan.
Berikut adalah 5 pertanda seseorang kemungkinan sedang menguntit Anda, atau bahkan Anda sendiri malah pernah melakukannya, dikutip dari Reveal Private Investigators.
1. Mengontak terus-terusan
Menelpon berkali-kali, mengirim banyak pesan sebelum Anda membalasnya, atau sering mengirim komentar di postingan media sosial agar mendapat perhatian dari Anda dapat menjadi lampu kuning. Jika mereka terus menanyakan sedang apa, di mana Anda dan dengan siapa, mereka tidak peduli akan privasi kegiatan sehari-hari Anda.
2. Mendapatkan detail tentang Anda sebelum diberikan secara langsung
Sekedar mem-follow Anda di media sosial atau meminta nomor telepon dari teman Anda untuk kontak sewaktu-waktu masih wajar. Tetapi jika mereka tidak memberitahu dari mana dia mendapat sebuah detail kontak dari Anda atau bahkan tiba-tiba muncul di depan rumah Anda, itu sebuah red flag.
3. Memantau aktivitas Anda
Serupa poin nomor satu sebelumnya, terlalu banyak menanyakan detail tentang Anda merupakan pertanda seseorang ingin memegang kendali penuh atas hidup Anda. Apalagi jika mereka mengomentarinya dengan nada merendahkan.
4. Datang tak diundang
Jika seseorang seringkali muncul di kegiatan Anda tanpa diundang, dia bisa saja sedang merencanakan hadir di segala interaksi sosial Anda agar dapat mengontrol Anda lebih dekat. Bahkan ada beberapa saat di mana sang stalker sengaja membuat Anda bertemu dengannya, misalnya menyembunyikan barang milik Anda sebelum mengembalikannya agar merasa seperti pahlawan.
5. Memberi hadiah tanpa keinginan
Pemberian hadiah dapat menjadi mengganggu, apalagi jika Anda tidak terlalu saling mengenal. Salah satu cara yang dilakukan si penguntit agar Anda terpaksa menerima hadiah tersebut adalah dengan menitipkannya ke tempat Anda bekerja.
