Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 14 Januari 2025 | 13.12 WIB

Menurut Psikologi, Ini 5 Perilaku Seseorang yang Tidak Pernah Self Love

Ilustrasi orang self love. (pexels/OUAJBIR) - Image

Ilustrasi orang self love. (pexels/OUAJBIR)

JawaPos.com - Belakangan ini self love atau mencintai diri sendiri menjadi topik yang sering dibicarakan. Self love merupakan sikap menerima dan menghormati diri sendiri dan dapat dilihat dari cara memperlakukan diri seperti menjaga kesehatan fisik, mental dan spiritual.

Kegiatan self love ini penting karena dapat membuat kita lebih mampu menerima dan menghargai diri sendiri, lebih berempati kepada orang lain dan dapat menjalankan hidup lebih positif.

Orang yang tidak self love juga dapat ditandai dengan beberapa perilaku yang sering dilakukan.

Menurut psikologi, ada lima pola umum yang mengungkapan seseorang tidak self love. Berikut lima perilaku seseorang yang tidak pernah self love yang dilansir dari laman Geediting.

1. Mencari Validasi dari Orang Lain

Sifat umum manusia memang ingin disukai dan diterima, namun tidak harus haus validasi dari orang lain. Orang yang belum self love biasanya butuh persetujuan dari orang lain secara terus menerus. Hal ini dapat menyebabkan seseorang meragu dan cemas pada kemampuan diri sendiri.

2. Tidak punya Personal Boundaries

Personal boundaries atau batasan yang dibuat oleh diri sendiri untuk menjaga kesehatan mental menjadi hal yang penting. Ketika tidak memiliki personal boundaries orang cenderung mengabaikan batasan pribadi. Ia sering mengatakan 'Iya' padahal tidak benar-benar menginginkan hal tersebut.

Hal ini lama-kelamaan dapat menguras emosi dan merusak kesehatan mental.

3. Terjebak Kondisi Sosial

Salah satu perilaku yang umum ditunjukan orang tidak self love adalah mereka yang terjebak dalam kondisi lingkungan sosial.

Jangan biarkan kondisi lingkung menghalangi untuk menerima sifat pribadi seseorang. Mulailah untuk mencoba self love dengan menerima dan mencintai diri sendiri.

4. Merasa Bersalah dan Ragu

Perasaan bersalah dan ragu-ragu dapat melumpuhkan kekuatan diri sendiri. Hal ini dapat membuat diri terjebak dalam siklus negatif yang menghalangi diri sendiri. Perlu diingat bahwa tidak ada orang yang sempurna dan semua orang pasti pernah melakukan kesalahan.

Teruslah belajar dari pengalaman untuk bertumbuh dan berkembang, jangan terlalu merasa bersalah kepada diri sendiri.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore