Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 12 Januari 2025 | 01.04 WIB

Bingung Kapan Harus Potong Rambut? Ini Panduan Lengkap yang Wajib Kamu Tahu!

Foto kegiatan potong rambut di salon./Freepik - Image

Foto kegiatan potong rambut di salon./Freepik

JawaPos.com - Memotong rambut secara teratur bukan hanya untuk menjaga penampilan tetap segar, tetapi juga untuk menjaga kesehatan rambut secara keseluruhan. Selain mencegah ujung rambut bercabang, pemotongan rambut juga dapat membuat gaya rambutmu tetap terjaga, menyegarkan penampilan, dan meningkatkan rasa percaya diri. Namun, pertanyaannya adalah, seberapa sering seharusnya kamu memotong rambut?

Dilansir dari Health.com, frekuensi pemotongan rambut yang ideal sebenarnya tergantung pada jenis dan panjang rambutmu. Selain itu, ada beberapa cara untuk mengetahui kapan waktu yang tepat untuk memotong rambut, serta tips merawat rambut agar tetap sehat di antara waktu pemotongan.

Tanda-tanda Kamu Perlu Memotong Rambut

Menjaga rambut tetap sehat juga berarti mengenali kapan waktunya untuk memotongnya. Tentu kamu bisa saja menyadari saat rambut mulai panjang atau poni menutupi mata, tetapi ada beberapa tanda lain yang bisa menjadi petunjuk bahwa rambutmu sudah waktunya dipotong.

Jika rambutmu terlihat kering atau ujungnya bercabang, itu adalah sinyal kuat bahwa rambut perlu dipotong. Rambut yang kehilangan kelembapannya akan lebih mudah rusak, dan tanpa pemotongan, ujung yang bercabang bisa merusak rambut lebih lanjut. Selain itu, jika rambutmu mulai kehilangan volume atau tidak bouncy lagi, itu juga pertanda rambut perlu dipotong, apalagi jika sudah tidak rata panjangnya.

Tanda lainnya adalah jika rambutmu mudah kusut atau sering tersangkut, ini bisa menjadi indikasi bahwa rambutmu kekurangan hidrasi atau mengalami kerusakan. Meski penggunaan conditioner bisa sedikit membantu, pemotongan tetap menjadi solusi terbaik untuk mengatasi masalah ini.

Faktor yang Mempengaruhi Kebutuhan Pemotongan Rambut

Pertumbuhan rambut berperan penting dalam menentukan seberapa sering kamu perlu memotong rambut. Secara umum, rambut tumbuh sekitar setengah inci per bulan, atau dua inci dalam tiga bulan. Sebagian besar rambut berada dalam fase pertumbuhan aktif, sementara sisanya berada dalam fase lain seperti regresi, istirahat, dan rontok.

Kecepatan pertumbuhan rambut juga dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari usia, pola makan, kondisi medis, hingga stres. Bahkan, beberapa kondisi medis seperti masalah tiroid atau lupus, serta faktor seperti obat-obatan, bisa memengaruhi pertumbuhan rambutmu.

Jadwal Pemotongan Rambut yang Tepat Untukmu

Frekuensi pemotongan rambut sangat bergantung pada jenis rambut dan tujuan penataan rambutmu. Biasanya, gaya rambut yang lebih pendek atau lebih rumit membutuhkan pemotongan lebih sering, sementara rambut panjang atau gaya yang lebih simpel bisa bertahan lebih lama tanpa perlu dipotong.

1. Rambut Pendek dan Poni

Bagi kamu yang memiliki potongan rambut pendek seperti pixiebob, atau buzz cut, sebaiknya potong rambut lebih sering. Banyak penata rambut yang menyarankan untuk memotong rambut pendek setiap bulan, meskipun kamu bisa menunda hingga enam minggu jika perlu. Jika kamu menggunakan poni, kamu mungkin perlu memotongnya setiap tiga minggu agar poni tetap rapi.

2. Rambut Panjang Sedang

Untuk rambut dengan panjang sedang, disarankan untuk memotongnya setiap 6-8 minggu agar panjang rambut tetap terjaga. Jika kamu ingin rambutmu tumbuh lebih panjang dan dalam kondisi sehat, kamu bisa memotongnya setiap 8-12 minggu. Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan penata rambut mengenai tips menjaga rambut tetap sehat selama proses pertumbuhannya.

3. Rambut Panjang

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore