Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 11 Januari 2025 | 19.21 WIB

8 Tanda Sudah Saatnya Meninggalkan Persahabatan Menurut Psikologi, Kenali Persahabatan Toxic ini!

Ilustrasi delapan tanda yang menunjukkan bahwa mungkin sudah saatnya berpisah dengan seorang taman./Freepik - Image

Ilustrasi delapan tanda yang menunjukkan bahwa mungkin sudah saatnya berpisah dengan seorang taman./Freepik

JawaPos.com - Ada garis tipis antara persahabatan yang sehat dan persahabatan yang toxic atau beracun.

Garis ini seringkali dapat menjadi kabur, terutama jika melibatkan emosi dan cara mereka mencoba mengendalikan perasaanmu.

Psikologi menunjukkan bawah ada tanda-tanda yang jelas bahwa sudah saatnya untuk mempertimbangkan kembali sebuah persahabatan.

Hal ini memang tidak mudah, tetapi terkadang, demi kesejahteraan sendiri, kamu perlu menjauh.

Dilansir dari Geediting, terdapat delapan tanda yang menunjukkan bahwa mungkin sudah saatnya berpisah dengan seorang taman.

Ini bukan tentang menyalahkan mereka atau menyalahkan siapapun, ini tentang memahami apa yang terbaik untukmu.

1. Sikap negatif terus menerus

Persahabatan dimaksudkan untuk memperkaya kehidupan kita, bukan mengurasnya. Namun, jika kamu menyadari bahwa sering merasa terkuras atau stres setelah menghabiskan waktu dengan teman tertentu, hal itu mungkin disebabkan oleh sikap negatifnya yang terus-menerus.

Menurut psikologi, berada di sekitar emosi negatif sebenarnya dapat memengaruhi suasana hati dan kesehatan mental diri sendiri. Ini dikenal sebagai penularan emosi. Wajar bagi sahabat untuk saling berbagi masalah.

Namun, jika masalahnya, keluhan, dan drama mereka selalu ada, dan tidak ada ruang untuk hal positif atau kekhawatiran sendiri, maka itu pertanda bahwa persahabatan itu mungkin lebih bersifat racun daripada bermanfaat.

2. Kurangnya rasa hormat

Beberapa teman nampaknya selalu meremehkan prestasi dan menganggap remeh masalahmu. Mereka merasa perasaan kamu tidak penting atau tidak valid. Menurut psikolog, ini adalah tanda jelas tidak hormat,yang lama kelamaan dapat menimbulkan perasaan tidak berharga dan tidak mampu.

Persahabatan seharusnya memperkuat perasaan harga diri, bukan malah melemahkannya.

3. Upaya sepihak

Persahabatan, seperti hubungan apapun, yang membutuhkan usaha dari kedua belah pihak.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore