Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 8 Januari 2025 | 19.55 WIB

Memilih Diam-diam Terluka: Inilah 8 Kebiasaan yang Dilakukan Orang-orang yang Merasa Tidak Dihargai dalam Hubungan

Ilustrasi orang yang tidak dihargai oleh pasangannya. (Pexels) - Image

Ilustrasi orang yang tidak dihargai oleh pasangannya. (Pexels)

JawaPos.Com - Dalam hubungan, setiap orang berharap merasa dihargai dan diakui atas perannya, sekecil apa pun itu.

Namun apa yang terjadi ketika perasaan itu tidak lagi ada? Ketika seseorang merasa terabaikan atau tidak dihargai oleh pasangannya, seringkali mereka tidak langsung mengungkapkan perasaan tersebut secara terang-terangan.

Sebaliknya, rasa sakit dan kekecewaan itu justru muncul dalam bentuk perilaku halus yang sulit dikenali.

Perilaku ini, meskipun terlihat biasa, sebenarnya merupakan tanda dari ketidakpuasan emosional yang terpendam.

Jika Anda pernah bertanya-tanya mengapa pasangan Anda atau bahkan diri Anda sendiri bertindak berbeda dalam hubungan, mungkin ini saatnya untuk memahami lebih dalam tanda-tanda halus ini.

Dilansir dari Baselinemag.com, inilah delapan tanda halus yang menunjukkan seseorang tidak dihargai dalam hubungan mereka.

1. Mereka Terus Mencari Validasi
Ketika seseorang merasa tidak dihargai, mereka cenderung mencari validasi, baik dari pasangannya maupun dari orang lain.

Mereka sering bertanya, “Apakah aku melakukan ini dengan benar?” atau “Apakah kamu menyukai apa yang aku lakukan?” lebih sering dari biasanya.

Kebiasaan ini muncul karena rasa tidak adanya apresiasi atas usaha atau tindakan yang mereka lakukan.

Dalam hubungan, kebutuhan untuk merasa diterima dan diakui adalah fondasi penting.

Ketika itu tidak terpenuhi, mereka mungkin mencari pengakuan di tempat lain, seperti dari teman, keluarga, atau bahkan di media sosial.

Hal ini dapat menciptakan ketegangan dalam hubungan, terutama jika pasangan tidak memahami alasan di balik perilaku ini.

2. Rasa Percaya Diri Mereka Menurun

Tidak dihargai oleh pasangan dapat berdampak langsung pada harga diri seseorang.

Mereka mulai meragukan kemampuan dan nilai diri mereka sendiri. Pertanyaan seperti “Apakah aku cukup baik?” atau “Apa yang salah dengan diriku?” menjadi pemikiran yang menghantui.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore