
Ilustrasi seseorang yang sedang berjalan kaki. (Drazen Zigic/freepik)
JawaPos.com - Ingin meningkatkan kebugaran dan membakar kalori dengan cara sederhana, tetapi menyenangkan dan efektif? Interval walking training bisa menjadi pilihan yang tepat.
Metode latihan ini menggabungkan periode jalan cepat dengan periode jalan santai.
Tentunya, latihan ini akan memberikan manfaat yang lebih dibandingkan dengan jalan kaki dengan kecepatan konstan.
Melansir Very Well Fit, interval walking training adalah bentuk latihan kardio yang melibatkan pergantian antara periode intensitas tinggi (jalan cepat atau lari kecil) dan periode intensitas rendah (jalan santai atau istirahat).
Prinsipnya mirip dengan High-Intensity Interval Training (HIIT), tetapi dengan intensitas yang lebih rendah dan lebih mudah diakses oleh semua kalangan, termasuk pemula.
Latihan ini memanfaatkan ledakan singkat kecepatan tinggi yang diselingi dengan periode pemulihan, sehingga efektif membakar lemak Anda.
Manfaat Interval Walking Training
Interval walking training menawarkan beragam manfaat bagi kesehatan dan kebugaran. Peningkatan kebugaran kardiovaskular adalah keuntungan utamanya.
Melalui latihan teratur, Anda melatih jantung dan paru-paru untuk bekerja lebih efisien. Anda juga memperkuat otot jantung, hal yang krusial untuk mencegah penyakit kardiovaskular.
Tentunya latihan ini efektif membakar kalori. Pergantian intensitas memaksa tubuh bekerja lebih keras untuk menghasilkan pembakaran kalori lebih tinggi dibanding jalan kaki biasa.
Latihan yang fleksibel ini cocok untuk semua tingkat kebugaran, tentunya dengan menyesuaikan durasi dan intensitas interval sesuai kemampuan.
Menurut EatingWell.com, interval walking training meningkatkan metabolisme untuk membantu mencapai dan mempertahankan berat badan yang sehat.
Daya tahan dan stamina pun meningkat karena tubuh beradaptasi dengan intensitas lebih tinggi, bahkan dapat menjadi dasar untuk memulai program lari.
Cara Melakukan Interval Walking Training
