Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 28 Desember 2024 | 00.54 WIB

Orang-Orang yang Tidak Pernah Mendapatkan Banyak "Like" di Media Sosial Biasanya Menunjukkan 8 Perilaku Online Ini Menurut Psikologi

ilustrasi seseorang yang tidak pernah mendapat banyak like di media sosial. (freepik) - Image

ilustrasi seseorang yang tidak pernah mendapat banyak like di media sosial. (freepik)

JawaPos.com - Media sosial telah menjadi bagian penting dari kehidupan modern, tempat di mana orang-orang berbagi momen, pemikiran, dan perasaan mereka.

Namun, tidak semua orang mendapatkan perhatian atau pengakuan berupa "like" yang melimpah di platform seperti Instagram, Facebook, atau TikTok.

Dilansir dari Geediting pada Jumat (27/12), ada beberapa pola perilaku online yang dapat menjelaskan mengapa seseorang mungkin kesulitan mendapatkan banyak interaksi di media sosial. Berikut adalah delapan perilaku tersebut:

1. Terlalu Fokus pada Diri Sendiri

Beberapa orang cenderung menggunakan media sosial hanya untuk membicarakan diri mereka sendiri, tanpa melibatkan audiens.

Psikologi sosial menunjukkan bahwa hubungan yang sehat melibatkan pertukaran timbal balik.

Jika konten hanya berpusat pada pencapaian pribadi tanpa memberi nilai atau manfaat bagi orang lain, audiens cenderung kehilangan minat.

Sebaliknya, konten yang memberikan informasi, hiburan, atau inspirasi lebih mungkin menarik perhatian.

2. Kurangnya Konsistensi dalam Posting

Algoritma media sosial cenderung mengutamakan akun yang aktif dan konsisten.

Orang yang jarang memposting atau memiliki jeda waktu yang terlalu lama antara unggahan sering kali kehilangan peluang untuk menjangkau audiens yang lebih luas.

Menurut teori habit formation, konsistensi membantu menciptakan kebiasaan di kalangan audiens untuk berinteraksi dengan akun tertentu.

3. Menggunakan Bahasa Negatif atau Kritik Berlebihan

Konten yang terlalu sering bersifat negatif, seperti keluhan, kritik, atau komentar sarkastik, dapat membuat orang enggan memberikan "like."

Psikologi menyebut ini sebagai "penghindaran emosional," di mana audiens lebih suka terlibat dengan konten yang memberikan emosi positif.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore