Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 26 Desember 2024 | 17.16 WIB

Melihat Sosok Ibu dari Kacamata Tokoh Wastra Indonesia, Bawa Perspektif Unik dalam Mode

Tokoh wastra Indonesia dan desainer senior Anna Mariana (Tengah). (ist)

 

JawaPos.com – Keberadaan ibu dalam keluarga memang memberikan pengaruh yang besar dalam kehidupan orang-orang disekitarnya. Bahkan, pandangan dan proses seorang ibu dalam kehidupan membawa pengaruh saat menciptakan karya. Salah satunya dalam dunia mode.

Diungkapkan Tokoh wastra Indonesia dan desainer senior Anna Mariana, ibu sering kali menjadi panutan bagi anak-anak dan keluarganya. Termasuk menjadi inpirasi tren busana yang elegan dan nyaman.

“Banyak desainer perempuan yang juga seorang ibu dapat membawa perspektif unik dalam menciptakan koleksi inklusif dan relevan,” ujar Anna yang juga Ketua Umum Yayasan Putra Putri Tenun & Songket Indonesia dan Ketua Umum Yayasan Cinta Budaya Kain Nusantara baru-baru ini.

Jika melihat lebih jauh, seorang ibu juga memiliki peran dalam mendukung kemajuan industri mode. Bhakan, termasuk sebagai konsumen cerdas, dalam memilih yang sesuai dengan kebutuhan keluarga dan nilai secara ekonomi, serta keberlanjutannya.

“Perempuan-perempuan masa kini yang kebanyakan kaum Ibu juga menjadi desainer-desainer hebat yang sekaligus banyak menjadi contoh mode bagi rancangannya, maupun industri mode di berbagai tren dan kegiatan di masyarakat,” kata Pendiri Dewan Rempah Kejayaan Indonesia (DRKI) ini.

Keterlibatan ibu-ibu di dunia mode pun juga terlihat dari para pengrajin wastra seperti tenun dan songket. Kebanyakan perajin-perajin yang mengerjakannya adalah kaum perempuan dan ibu-ibu di seluruh daerah kepulauan Indonesia secara turun-temurun, serta  menjadi sumber mata pencahariannya. Industri tradisional tenun-tenun dan songket masih di pertahankan produknya karena keberadaan mereka.

“Menjadi tren mode yang mampu mengguncang mata dunia karena keindahan dan keunikan motif dan produknya yang hampir negara-negara lain tidak mampu membuatnya. Produk tekstil tradisional, produk fashion berbasis tenun-tenun tradisional khas indonesia, mampu memberikan kontribusi devisa besar bagi Indonesia karena tingginya nilai ekspor,” paparnya.

Diharapkan, budaya wastra warisan leluhur bangsa Indonesia yang indah ini terus menjadi ikon dan kebanggaan bagi bangsa Indonesia, serta dunia.  Termasuk industri fashion yang berbasis atau bernuansa tenun-tenun dan songket tradisional Indonesia.

“Harapan saya bagi para desainer perempuan Indonesia yang hebat, teruslah mencintai produk wastra tenun-tenun dan songket tradisional budaya bangsa Indonesia. Terus semangat, bangkit, berlomba mengembangkan karya-karya terbaiknya, menggunakan tenun-tenun dan songket tradisional,” jelasnya.

Anna juga mendorong ke semua pihak yang berkepentingan agar dapat membantu para perajin wastra tradisional Indonesia agar terus bisa bangkit kembali berkarya. Juga membantu peningkatan ekonomi dan daya belinya. Sekaligus meningkatkan daya beli bagi para desainer perempuan Indonesia.

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore