
Ilustrasi orang yang butuh validasi di sosial media. (Freepik)
JawaPos.Com - Di era digital seperti sekarang, media sosial telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari.
Platform ini memungkinkan kita untuk berbagi cerita, foto, hingga pemikiran kepada dunia.
Namun bagi sebagian orang, media sosial tidak hanya menjadi tempat untuk mengekspresikan diri, melainkan juga ladang untuk mencari pengakuan.
Sebuah like, komentar, atau tanda apresiasi lainnya sering kali dianggap sebagai bentuk validasi diri.
Keinginan untuk mendapatkan banyak like sebenarnya wajar. Siapa yang tidak senang melihat postingannya dihujani tanda suka?
Namun, apa yang terjadi ketika keinginan ini berubah menjadi kebutuhan yang mendalam?
Mengapa ada orang yang begitu terobsesi dengan jumlah like hingga rela memodifikasi hidupnya hanya untuk terlihat sempurna di mata dunia maya?
Menurut psikologi, perilaku ini sering kali mencerminkan kepribadian dan kebutuhan emosional tertentu.
Orang yang mendambakan banyak like biasanya memiliki karakteristik atau pola pikir tertentu yang memengaruhi cara mereka berinteraksi di media sosial.
Dilansir dari Geediting.com, inilah sembilan sifat utama yang kerap dimiliki oleh mereka yang selalu mengejar pengakuan di dunia maya.
1. Mereka Selalu Mencari Validasi
Salah satu alasan utama mengapa seseorang mendambakan banyak like adalah kebutuhan akan validasi.
Apresiasi berupa like atau komentar sering kali dianggap sebagai bukti bahwa seseorang diterima dan dihargai oleh lingkungannya.
Hal ini tidak hanya terjadi pada remaja, tetapi juga orang dewasa yang merasa bahwa pengakuan dari orang lain adalah tolok ukur keberhasilan mereka di media sosial.
Perilaku ini sering kali berakar pada rasa tidak percaya diri. Mereka merasa bahwa nilai diri mereka bergantung pada seberapa banyak perhatian yang mereka terima di dunia maya.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
