Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 18 Desember 2024 | 03.39 WIB

Sedang bersiap Liburan dengan Bayi? Ini 6 Tips Agar Perjalanan Panjang Menggunakan Mobil dapat Berjalan Lancar

Ibu dan anak bayi di kursi belakang mobil. (freepik) - Image

Ibu dan anak bayi di kursi belakang mobil. (freepik)

JawaPos.com - Musim liburan akhir tahun dan tahun baru segera di mulai. Tidak sedikit keluarga yang akan merencanakan berbagai hal untuk menghabiskan liburan bersama anak-anak mereka.

Apabila kamu orang tua yang akan merencanakan perjalanan keluar kota dengan transportasi darat seperti mobil, tentunya kenyamanan anak harus menjadi prioritas.

Seperti dilansir dari Road Trip Wanderers, orang tua perlu menentukan jam tidur siang anak, seberapa banyak mainan anak yang dapat dibawa, dan cara mengendalikan anak ketika tantrum di tengah jalan. Bagaimanan caranya? Berikut informasi untuk Anda.

Usia minimal bayi

Umur termuda bagi bayi untuk dapat melakukan perjalanan panjang adalah tiga bulan. Pada usia tersebut hingga enam bulan, bayi memasuki tahap pertumbuhan dimana mereka dapat mengontrol kepala dan leher mereka. 

Dengan begitu, bayi dapat duduk di kursi bayi lebih nyaman untuk waktu panjang. 

Buat jadwal yang baik

Pada umur ini pada umumnya bayi juga memiliki jadwal tidur yang lebih baik. Sehingga orang tua dapat mengatur jadwal perjalanan mereka lebih baik. 

Dilansir dari Closetful of Clothes, orang tua juga perlu mengantisipasi kemacetan yang mungkin akan terjadi. 

Tidak hanya orang dewasa, bayi juga akan merasa kesal dengan kemacetan. Untuk mereka, hanya dengan melihat pemandangan indah yang berubah-ubah sudah dapat menghibur mereka. 

Apabila akan terjadi kemacetan di suatu tempat yang pasti, usahakan ketika sampai di lokasi tersebut, anak-anak mulai memasuki jam tidur siang mereka. Dengan begitu, kita dapat menghindari tantrum. 

Sering-sering berhenti di rest area

Setiap perhentian yang kita lakukan sebaiknya juga sesuai dengan rutinitas bayi. Seperti jam makan, ganti popok, dan lain-lain. 

Sering-sering berhenti di rest area juga bukan hal yang buruk, karena pada saat ini bayi biasanya akan terbangun sebelum nantinya tertidur lagi saat perjalanan. 

Karena tidak disarankan pula untuk memberi bayi minum susu selama perjalanan berlangsung, sebaiknya bayi diberi makan atau minum susu pada pemberhentian. 

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore