
Perilaku kepribadian mementingkan diri sendiri dan egois menurut Psikologi
JawaPos.com – Dalam kehidupan sehari-hari, kita pasti pernah bertemu dengan seseorang yang terkesan hanya mementingkan diri sendiri. Orang kepribadian egois cenderung memprioritaskan kepentingan pribadi di atas segalanya, tanpa mempertimbangkan perasaan atau kebutuhan orang lain.
Sifat ini sering kali muncul dalam bentuk perilaku tertentu yang terlihat jelas dalam interaksi sosial, baik di lingkungan kerja, keluarga, maupun pertemanan.
Menurut psikologi, tingkah laku egois bukan hanya soal kepribadian, tetapi bisa mencerminkan kurangnya empati, ketakutan akan kehilangan kendali, atau bahkan trauma masa lalu.
Dilansir dari Hack Spirit pada Kamis (12/12), diterangkan bahwa setidaknya terdapat sebelas perilaku yang menunjukkan bahwa seseorang memiliki kepribadian mementingkan diri sendiri dan egois menurut Psikologi.
1. Mendominasi percakapan
Pernahkah kamu merasa tertekan saat berbicara dengan seseorang yang selalu memotong pembicaraanmu? Orang-orang yang sangat mementingkan diri sendiri memiliki kebiasaan buruk tidak mendengarkan lawan bicara.
Mereka lebih tertarik menceritakan pengalaman dan pendapat mereka sendiri, membuat lawan bicara hanya bisa mendengarkan tanpa kesempatan berbicara.
2. Kurang memiliki empati
Tanda paling jelas seseorang egois adalah ketidakmampuan mereka memahami perasaan orang lain. Mereka seolah tidak peduli dengan kesulitan yang dihadapi orang disekitarnya, selalu fokus pada permasalahan mereka sendiri.
Ketika kamu berbagi cerita tentang masalah yang sedang kamu hadapi, mereka cenderung segera mengarahkan pembicaraan kembali kepada diri mereka sendiri.
3. Selalu mencari pengakuan
Tipe orang seperti ini selalu haus pujian dan perhatian. Mereka akan terus memamerkan pencapaian, barang baru, atau keberhasilan mereka dengan harapan mendapatkan apresiasi.
Jika tidak mendapatkan respon yang diinginkan, mereka bisa merasa kecewa atau bahkan marah. Kebutuhan akan validasi eksternal ini menunjukkan betapa rapuhnya harga diri mereka sebenarnya.
4. Merasa selalu benar
Berdebat dengan orang yang sangat mementingkan diri sendiri ibarat membenturkan kepala ke tembok. Mereka hampir tidak pernah mengakui kesalahan atau menerima perspektif berbeda.

Kapolri Kenang Warisan Bung Karno, Tegaskan Semangat Pemimpin Bangsa Harus Terus Dijaga
Prediksi Skor Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026: La Tri Wajib Menang demi Lolos ke Babak 32 Besar
Prediksi Skor Jerman vs Pantai Gading di Piala Dunia 2026: Ujian Sesungguhnya Die Mannschaft di Grup E
BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Susunan Pemain Timnas Brasil vs Haiti: Danilo Ingin Selecao Kuasai Permainan
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Jadwal Moto3 Ceko 2026! Veda Ega Pratama P14 dan Langsung Lolos Q2
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
