
Ilustrasi: Berhenti bermain medsos. (freepik)
JawaPos.com - Seseorang terkadang mempunyai Media Sosial alias medsos hanya ingin mencari tambahan informasi saja.
Mereka jarang mempost atau posting kehidupannya.
Baginya status merupakan privasi tersendiri.
Uniknya menurut Psikolog hal itu menandakan kelebihan atau kualitas hidup yang baik, berikut penjelasannya dikutip dari Geediting pada 10 Desember 2024.
1. Menghargai diri sendiri
Mereka yang jarang atau tidak pernah mengunggah di media sosial sering kali menghargai kesendirian mereka.
Mereka menghargai waktu sendiri, menggunakannya untuk refleksi diri dan pengembangan pribadi.
Ini tidak berarti penyendiri atau antisosial. Bahkan, bisa sangat mudah bergaul jika mau.
Hanya saja lebih menyukai interaksi tatap muka yang bermakna daripada koneksi digital. Mereka menganggap interaksi di dunia nyata lebih memuaskan dan autentik.
2. Fokus pada kehidupan nyata
Real Life lebih penting baginya.
Ia tak selalu merekam dan memamerkan kehidupan di medsos namun tengah menyerap semuanya ke dalam diri sendiri.
Kemudian ia akan mengkoreksi semuanya jika dirasa ada yang salah.
3. Jarang cemas
Mereka yang lebih suka menjaga privasi di media sosial sering melaporkan tingkat kecemasan yang lebih rendah.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
