
Ilustrasi tidur di pesawat (Freepik)
JawaPos.com – Menjaga kondisi tubuh tetap segar setelah penerbangan dapat menjadi tantangan, terutama untuk perjalanan jarak jauh. Tidur di pesawat menjadi solusi penting agar tubuh siap menjalani aktivitas di tempat tujuan.
Tidur di pesawat adalah upaya mendapatkan waktu istirahat selama penerbangan. Kondisi lingkungan seperti kursi sempit, suara bising, dan cahaya terang seringkali menghambat kualitas tidur saat di udara.
Mengetahui cara istirahat efektif di pesawat membantu mengurangi kelelahan perjalanan. Tubuh tetap bugar, dan jet lag lebih mudah dihindari dengan strategi yang tepat.
Berikut tujuh tips tidur nyaman di pesawat agar tubuh tetap segar dan siap beraktivitas setelah sampai tujuan dilansir dari laman Budgetair oleh JawaPos.com, Rabu (4/12):
1. Pilih Kursi yang Tepat
Memilih tempat duduk menjadi langkah penting untuk tidur nyaman. Kursi dekat jendela menawarkan sandaran kepala alami, membantu posisi tubuh lebih stabil selama istirahat.
Hindari kursi di dekat pintu darurat karena sering kali tidak dapat direbahkan, dan ruang kaki yang luas tidak selalu nyaman untuk tidur. Baris terakhir juga kurang ideal karena posisi kursi yang biasanya terbatas dalam merebahkan sandaran.
Pesan kursi lebih awal agar lebih banyak pilihan, terutama pada penerbangan penuh. Jika tersedia, periksa konfigurasi pesawat untuk menemukan tempat duduk yang optimal sebelum memilih.
2. Gunakan Peralatan Pendukung
Perlengkapan sederhana seperti bantal leher, penutup mata, dan penyumbat telinga sangat membantu. Bantal leher membantu menopang kepala dengan nyaman meskipun ruang terbatas.
Penutup mata menciptakan kondisi gelap meskipun cahaya kabin tetap menyala. Penyumbat telinga mengurangi gangguan suara dari mesin atau penumpang lain.
Memiliki selimut ringan juga membantu menjaga suhu tubuh tetap nyaman. Perlengkapan ini membuat tidur lebih berkualitas meskipun situasi tidak mendukung.
3. Atur Waktu Makan
Makan sebelum naik pesawat atau memilih waktu yang tepat selama penerbangan membantu tubuh lebih rileks. Tubuh cenderung lebih mengantuk setelah mengkonsumsi makanan berat, sehingga ini dapat dimanfaatkan untuk mendukung tidur.
Pada penerbangan jarak pendek, membawa camilan ringan menjadi pilihan praktis jika tidak ada layanan makanan. Pastikan memberi tahu kru kabin bahwa sedang beristirahat agar tidak terganggu layanan.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
