
Ilustrasi seseorang yang sedang tidur (Freepik)
JawaPos.com - Tidur selama ini kerap dipandang hanya sebagai waktu istirahat tubuh setelah beraktivitas. Namun, sejumlah temuan ilmiah terbaru menunjukkan bahwa anggapan tersebut terlalu sederhana untuk menggambarkan kompleksitas yang terjadi di dalam otak manusia saat tertidur.
Ketika kesadaran menurun dan tubuh memasuki fase tidur, otak tidak berhenti bekerja. Justru terjadi pergeseran fungsi menuju aktivitas internal yang berfokus pada pemeliharaan sistem biologis, termasuk pengaturan ulang aliran sinyal listrik, darah, dan cairan di dalam jaringan saraf.
Salah satu mekanisme yang menjadi sorotan dalam penelitian ini adalah sistem pembersihan limbah otak atau glymphatic system, yang berperan mengalirkan cairan untuk membawa keluar sisa metabolisme dari jaringan otak yang tidak lagi diperlukan.
Dilansir dari Psychology Today, Senin (1/6), studi terbaru pada manusia menunjukkan bahwa tidur bukan sekadar fase istirahat, melainkan periode aktif ketika otak mengubah cara kerjanya untuk membantu proses pembersihan zat sisa yang berkaitan dengan risiko gangguan saraf. Berikut penjelasan lengkapnya:
1. Otak Tidak Berhenti, Melainkan Beralih ke Mode Pemeliharaan
Selama tidur, aktivitas neuron memang melambat, tetapi tidak berhenti sepenuhnya. Otak beralih dari mode respons terhadap lingkungan luar menjadi mode pemeliharaan internal.
Dalam fase ini, sinyal listrik, aliran darah, dan pergerakan cairan mulai bekerja dalam pola yang lebih terkoordinasi dibanding saat terjaga.
Perubahan ini menunjukkan bahwa tidur memiliki fungsi biologis yang aktif, bukan sekadar kondisi tidak sadar. Otak menggunakan fase ini untuk menata ulang aktivitas setelah menerima rangsangan sepanjang hari.
2. Sinkronisasi Aliran Darah dan Aktivitas Saraf
Saat seseorang dalam kondisi sadar, aliran darah di otak mengikuti kebutuhan neuron yang aktif bekerja. Area yang lebih sering digunakan akan menerima suplai oksigen dan nutrisi lebih besar.

Alasan Mengapa Jude Bellingham Menampar Pemain Argentina Setelah Inggris Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Rekor Pertemuan Lengkap Argentina vs Spanyol, Mencari Juara Sejati di Final Piala Dunia 2026
Menteri PU Dody Hanggodo Ungkap 10.000 Pegawai Terindikasi Judol dan Masalah Absensi
Analisis Prediksi Bursa Inggris vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Albiceleste Sudah Teruji hingga 120 MenitÂ
Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Analisis Prediksi Bursa Spanyol vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Roja Lebih Dijagokan Juara Piala Dunia 2026
Jude Bellingham Ungkap Adu Argumennya dengan Lionel Messi saat Inggris Tumbang dari Argentina di Semifinal Piala Dunia 2026
3 Fakta Statistik yang Untungkan Spanyol Kalahkan Argentina di Final Piala Dunia 2026, Luis de la Fuente Punya Pola Juara
