
Ilustrasi perilaku seseorang yang punya sedikit teman dekat (pexels)
JawaPos.com - Membangun persahabatan dekat membutuhkan waktu dan usaha yang tidak sedikit, namun banyak orang tanpa sadar merusak kesempatan tersebut dengan perilaku-perilaku kecil yang mereka lakukan.
Persahabatan sejati memerlukan lebih dari sekadar berbagi cerita, tetapi juga kesediaan untuk saling membuka diri dan memahami perasaan satu sama lain.
JawaPos akan membahas 8 perilaku yang sering dilakukan orang yang kesulitan membentuk persahabatan dekat, yang mungkin tanpa mereka sadari, dapat menghalangi hubungan yang lebih mendalam.
Hal-hal sederhana seperti menghindari kerentanannya diri atau kesulitan dalam mendengarkan aktif, bisa jadi penyebab seseorang tidak dapat membangun hubungan persahabatan yang mendalam. Dilansir dari laman Small Business Onfire, Selasa (03/12) berikut adalah penjelasan lebih lanjut mengenai 8 perilaku yang bisa menjadi penghalang dalam membentuk persahabatan yang erat.
1. Menghindari Kelemahan Diri
Kelemahan adalah kunci dalam membangun kedekatan dalam hubungan. Saat kita membuka diri dan menunjukkan siapa kita sebenarnya, dengan segala kekuatan dan kelemahan, orang lain merasa lebih dihargai dan dipercaya.
Menghindari kelemahan dapat menghalangi proses membangun persahabatan dekat, karena orang yang tidak terbuka akan kesulitan untuk menciptakan kedekatan emosional.
2. Kesulitan dalam Berempati
Empati adalah kemampuan untuk merasakan dan memahami perasaan orang lain. Tanpa empati, sulit untuk menjalin hubungan yang kuat.
Orang yang tidak dapat berempati cenderung merasa kesulitan dalam membangun koneksi emosional, yang pada akhirnya membuat mereka merasa terisolasi dan sulit memiliki persahabatan dekat.
3. Memprioritaskan Kebutuhan Sendiri
Meskipun penting untuk menjaga kesejahteraan pribadi, orang yang kesulitan membangun persahabatan cenderung lebih mementingkan kebutuhan mereka sendiri daripada orang lain.
Hal ini bisa menyebabkan ketidakseimbangan dalam hubungan, membuat orang lain merasa tidak dihargai atau diabaikan.
4. Takut Komitmen
Komitmen adalah aspek penting dalam setiap persahabatan. Ketakutan terhadap komitmen, baik karena trauma masa lalu atau keinginan untuk kebebasan pribadi, dapat menghalangi seseorang untuk membangun hubungan yang lebih dalam.
Tanpa komitmen, persahabatan akan tetap berada pada tingkat permukaan dan sulit berkembang menjadi hubungan yang lebih bermakna.
5. Perilaku Pasif-Aggresif
Perilaku pasif-agresif, seperti mengucapkan komentar sarkastik atau mengabaikan perasaan orang lain, menciptakan ketegangan dalam hubungan.
Perilaku ini mengganggu komunikasi yang sehat dan dapat merusak potensi untuk menjalin persahabatan yang lebih erat.
6. Kesulitan dalam Mendengarkan Aktif
Mendengarkan aktif adalah keterampilan penting dalam setiap hubungan. Orang yang kesulitan membentuk persahabatan dekat sering kali tidak sepenuhnya hadir dalam percakapan, baik secara fisik maupun mental.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
KPK Cari Keberadaan Wamen Imipas Silmy Karim Terkait OTT Imigrasi Jakbar
7 Pemain Baru Masuk! Bruno Moreira Hengkang, Ini Prediksi Starting XI Persebaya
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan Kejagung, Belum 24 Jam Usai Dicopot Prabowo
Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung, Muncul Karangan Bunga Unik Singgung Pencopotan Dadan
