Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 3 Desember 2024 | 23.32 WIB

Seseorang yang Memiliki Sedikit Teman Dekat dan Sahabat Biasanya Selalu Melakukan 8 Perilaku Ini Tanpa Sadar, Menurut Psikologi

Ilustrasi perilaku seseorang yang punya sedikit teman dekat (pexels) - Image

Ilustrasi perilaku seseorang yang punya sedikit teman dekat (pexels)

JawaPos.com - Membangun persahabatan dekat membutuhkan waktu dan usaha yang tidak sedikit, namun banyak orang tanpa sadar merusak kesempatan tersebut dengan perilaku-perilaku kecil yang mereka lakukan.

Persahabatan sejati memerlukan lebih dari sekadar berbagi cerita, tetapi juga kesediaan untuk saling membuka diri dan memahami perasaan satu sama lain.

JawaPos akan membahas 8 perilaku yang sering dilakukan orang yang kesulitan membentuk persahabatan dekat, yang mungkin tanpa mereka sadari, dapat menghalangi hubungan yang lebih mendalam.

Hal-hal sederhana seperti menghindari kerentanannya diri atau kesulitan dalam mendengarkan aktif, bisa jadi penyebab seseorang tidak dapat membangun hubungan persahabatan yang mendalam. Dilansir dari laman Small Business Onfire, Selasa (03/12) berikut adalah penjelasan lebih lanjut mengenai 8 perilaku yang bisa menjadi penghalang dalam membentuk persahabatan yang erat.

1. Menghindari Kelemahan Diri
Kelemahan adalah kunci dalam membangun kedekatan dalam hubungan. Saat kita membuka diri dan menunjukkan siapa kita sebenarnya, dengan segala kekuatan dan kelemahan, orang lain merasa lebih dihargai dan dipercaya.

Menghindari kelemahan dapat menghalangi proses membangun persahabatan dekat, karena orang yang tidak terbuka akan kesulitan untuk menciptakan kedekatan emosional.

2. Kesulitan dalam Berempati
Empati adalah kemampuan untuk merasakan dan memahami perasaan orang lain. Tanpa empati, sulit untuk menjalin hubungan yang kuat.

Orang yang tidak dapat berempati cenderung merasa kesulitan dalam membangun koneksi emosional, yang pada akhirnya membuat mereka merasa terisolasi dan sulit memiliki persahabatan dekat.

3. Memprioritaskan Kebutuhan Sendiri
Meskipun penting untuk menjaga kesejahteraan pribadi, orang yang kesulitan membangun persahabatan cenderung lebih mementingkan kebutuhan mereka sendiri daripada orang lain.

Hal ini bisa menyebabkan ketidakseimbangan dalam hubungan, membuat orang lain merasa tidak dihargai atau diabaikan.

4. Takut Komitmen
Komitmen adalah aspek penting dalam setiap persahabatan. Ketakutan terhadap komitmen, baik karena trauma masa lalu atau keinginan untuk kebebasan pribadi, dapat menghalangi seseorang untuk membangun hubungan yang lebih dalam.

Tanpa komitmen, persahabatan akan tetap berada pada tingkat permukaan dan sulit berkembang menjadi hubungan yang lebih bermakna.

5. Perilaku Pasif-Aggresif
Perilaku pasif-agresif, seperti mengucapkan komentar sarkastik atau mengabaikan perasaan orang lain, menciptakan ketegangan dalam hubungan.

Perilaku ini mengganggu komunikasi yang sehat dan dapat merusak potensi untuk menjalin persahabatan yang lebih erat.

6. Kesulitan dalam Mendengarkan Aktif
Mendengarkan aktif adalah keterampilan penting dalam setiap hubungan. Orang yang kesulitan membentuk persahabatan dekat sering kali tidak sepenuhnya hadir dalam percakapan, baik secara fisik maupun mental.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore