
Kilala Tilaar. (Istimewa)
JawaPos.com - Kilala Tilaar telah terlibat mengikuti sejumlah event kecantikan di dunia internasional. Dari pengalaman itu, dia memprediksi seperti apa tren kosmetik pada 2025 mendatang.
Menurut dia, terdapat beberapa faktor berpengaruh besar dan diprediksi menciptakan tren pada 2025 di dunia kecantikan. Di antaranya perkembangan teknologi kecantikan, kepedulian lingkungan yang semakin tinggi, dan generasi muda yang kian kritis.
Pada 2025, pasar lebih membutuhkan produk berbasis vegan, natural, cruelty free, clean beauty, dan recycable eco-friendly. Semua itu mengusung konsep sustainability, mengedepankan wellness & wellbeing, AI technology, hingga diagnose technology akan memegang peranan cukup besar.
Oleh sebab itu, produk vegan yang mengandalkan bahan alami dari tumbuhan akan banyak dilirik konsumen. Mereka akan menaruh perhatian besar akan kandungan ingredient yang ada di dalam sebuah produk.
"Mereka juga memperhatikan value dan upaya keberlanjutan yang diupayakan oleh brand melalui pemilihan ingredient yang aman, alami, dan bebas dari bahan kimia berbahaya,"ujar Kilala Tilaar dalam keterangannya, Rabu (27/11).
Tidak hanya natural dan organik yang berkelanjutan. Secara teknologi bahan baku industri kecantikan mengalami kemajuan yang cukup pesat di tahun depan. Produk-produk yang diluncurkan di 2025 akan banyak berbicara mengenai 'delivery system' technology.
Yaitu teknologi yang mampu membawa active ingredients masuk ke dalam lapisan kulit yang bermasalah secara tepat sasaran dan berkala. Teknologi ini disebut sebagai technology encapsulated active.
"Gen Z dan Gen Alpha juga menaruh kepedulian yang besar pada isu lingkungan. Hal ini mendorong mereka untuk cenderung memilih produk-produk hybrid beauty, clean beauty yang ramah lingkungan dengan ‘keberpihakan’ pada alam," tuturnya.
Menurut Kilala Tilaar, generasi muda cenderung tertarik membeli produk-produk dengan label natural dan vegan dibandingkan generasi sebelumnya. Hal ini juga sejalan dengan hasil survei dari Helen + Gertrude pada 2023, dimana sebanyak 27 persen responden dari kalangan Gen Z rutin membeli produk kecantikan yang memiliki konsep keberlanjutan dan ramah lingkungan. Mereka juga fokus pada produk dengan bahan-bahan alami.
Sustainability trend ini tidak hanya mencakup bahan baku dan formulasinya yang natural dan ramah lingkungan saja. Tapi juga dengan design packaging dan material packaging yang mendukung konsep sustainability.
"Semangat reuse, recycle, reduce menjadi tren pada penciptaan kemasan kosmetik dan personal care. Hal ini didorong oleh kepedulian konsumen pada kemasan yang ramah lingkungan, bisa didaur ulang, dan berkelanjutan," jelasnya.
Selain itu, fungsionalitas dan daya tarik estetik juga tidak kalah penting bagi mereka. Gen Z, Gen Alpha, dan Millenial menyukai kemasan yang memiliki nilai unik diiringi dengan inovasi dan kemudahan penggunaan. Di tahun 2025, tren ini diprediksi akan semakin populer.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
