Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 25 November 2024 | 21.55 WIB

Orang yang Terlalu Sering Menggunakan Emoji dalam Pesan Teks, Biasanya Memiliki 8 Kepribadian Ini

Ilustrasi orang yang terlalu sering menggunakan emoji dalam pesan teks../Freepik. - Image

Ilustrasi orang yang terlalu sering menggunakan emoji dalam pesan teks../Freepik.

JawaPos.com - Dalam mengirim pesan teks online, kita dapat menggunakan berbagai fitur seperti video, foto, sticker, dan berbagai emoji. Semua itu akan menambah warna dan keseruan setiap obrolan.

Terutama dalam hal emoji, sepertinya pesan teks tidak lengkap jika tak ditambah ekspresi ketawa, sedih, murung, atau lainnya yang menggambarkan perasaan kita saat itu.

Mengutip dari laman Ideoworks, perlu diketahui bahwa otak manusia kini memproses emoji sebagai informasi non-verbal, yang berarti kamu membacanya sebagai informasi emosional, bukan kata-kata.

Bagui orang yang terlalu sering menggunakan emoji dalam pesan teks, dilansir dari laman Baseline Mag pada (25/11) biasanya mereka memiliki 8 kepribadian ini :

1. Orang yang ekspresif

Bagaimanapun, emoji adalah perpanjangan digital dari ekspresi wajah dan bahasa tubuh kita. Bagi mereka yang tidak dapat menolak emoji senyum atau bentuk hati, biasanya karena mereka ingin menyampaikan emosinya sejelas mungkin.

Dalam komunikasi tatap muka, kita sangat bergantung pada isyarat non-verbal seperti ekspresi wajah, nada suara, dan bahasa tubuh. Sedangkan dalam komunikasi digital, emoji berperan untuk mengisi kesenjangan tersebut.

2. Memiliki sifat kreatif

Orang yang terlalu sering menggunakan emoji, cenderung memiliki sifat kreatif. Teks-teksnya tidak hanya sekedar kata, melainkan sebuah kanvas penuh warna, simbol-simbol ekspresif yang menceritakan sebuah cerita melebihi pesan teks itu sendiri.

3. Mereka lebih berempati

Penelitian telah menemukan hubungan antara penggunaan emoji dan empati. Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Trends in Cognitive Sciences menunjukkan bahwa pengguna emoji lebih baik dalam menafsirkan emosi dalam pesan teks.

Ini berarti bahwa mereka sering kali lebih baik dalam memahami konteks emosional suatu percakapan, meskipun hal itu tidak diungkapkan secara eksplisit dalam kata-kata.

Sifat ini erat kaitannya dengan empati, kemampuan memahami dan berbagi perasaan orang lain.

Jadi, jika kamu terus-menerus memecahkan kode pesan yang berisi emoji, itu mungkin berarti berurusan dengan seseorang yang sangat peka terhadap nuansa emosional dalam komunikasi.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore