Ilustrasi perempuan yang mengalami pengabaian emosional dari orang tuanya. (Freepik)
JawaPos.com - Tumbuh dengan orang tua yang lalai dapat meninggalkan jejak emosional mendalam, yang sering kali muncul di masa dewasa.
Apakah pengabaian itu bersifat emosional, fisik, atau keduanya, kurangnya perhatian dan dukungan selama masa pertumbuhan membentuk cara seseorang melihat diri mereka sendiri, orang lain, dan dunia di sekitar mereka.
Ini bukan hanya tentang ketiadaan pengasuhan. Ini tentang ketiadaan perasaan benar-benar dilihat, didengar, dan dihargai.
Bagi banyak orang, pengalaman awal ini mengarah pada sifat dan perilaku yang mungkin terasa seperti sifat alamiah, namun sangat terkait dengan pengasuhan mereka.
Jika Anda pernah bertanya-tanya bagaimana pengabaian di masa kecil dapat memengaruhi kepribadian dan kebiasaan seseorang, berikut ini adalah empat sifat umum yang cenderung berkembang di kemudian hari, dikutip dari hackspirit pada Minggu (24/11).
1) Kesulitan dalam membentuk keterikatan yang aman
Salah satu sifat yang paling umum terlihat pada individu yang dibesarkan oleh orang tua yang lalai, adalah kesulitan dalam membentuk keterikatan yang aman.
Hal ini sering terjadi karena sebagai anak-anak, mereka tidak dapat mengandalkan pengasuh mereka untuk mendapatkan dukungan emosional atau perawatan yang konsisten.
Akibatnya, mereka dapat mengembangkan gaya kelekatan yang tidak aman, yang dapat bermanifestasi dalam hubungan orang dewasa mereka juga.
Gaya kelekatan yang tidak aman dapat mengambil berbagai bentuk, seperti:
Kelekatan yang cemas: terus-menerus takut ditinggalkan
Kelekatan menghindar: menghindar dari kedekatan untuk melindungi diri dari potensi terluka.
Orang-orang ini mungkin merasa sulit untuk mempercayai orang lain atau mungkin merasa tidak nyaman dalam hubungan intim. Mereka mungkin juga takut menjadi terlalu bergantung atau sebaliknya, terlalu mandiri.
Memahami gaya kelekatan Anda adalah langkah pertama menuju penyembuhan dan membentuk hubungan yang lebih sehat. Ada banyak sumber daya yang tersedia, termasuk terapi dan buku-buku self-help, yang dapat memandu Anda dalam perjalanan ini.

11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
