
Ilustrasi orang yang sedang patah hati. (Unsplash.com/AllefVinicius)
JawaPos.com - Patah hati merupakan perasaan yang teramat sakit, dunia seperti runtuh, dan sering kali kita merasa hampa dalam hidup ini. Terutama ketika mengalami hal itu untuk pertama kalinya.
Mengutip dari laman Konsorsium Psikologi Ilmiah Nusantara, ada 5 tahap kesedihan yang dialami saat patah hati, mulai dari penyangkalan, marah, tawar menawar, depresi, hingga akhirnya penerimaan.
Namun untuk menjalani tahap demi tahap tersebut tidaklah mudah, semua butuh proses dan waktu yang cukup lama hingga akhirnya berdamai dengan patah hati ini.
Melansir dari laman Ge Editing pada (24/11) ada 7 pelajaran yang bisa kamu dapatkan saat pertama kali patah hati, begini menurut pakar hubungan :
1. Rasa sakit adalah cara untuk bertumbuh
Saat pertama kali merasakan hancurnya patah hati, mungkin kamu merasa seolah-olah dunia akan berakhir. Rasa sakitnya sangat hebat dan menguras tenaga.
Tapi penting untuk diingat bahwa rasa sakit ini bukan hanya tanda berakhirnya sesuatu, melainkan cara untuk memulai sesuatu yang baru.
Patah hati memberikan kesempatan untuk transformasi dan pertumbuhan pribadi. Ini adalah momen untuk introspeksi dan mempelajari pola emosional dalam hubungan, dan kapasitas ketahanan pribadi.
Ini adalah kesempatan untuk memanfaatkan kreativitas dan menemukan cara inovatif untuk menyembuhkan dan bergerak maju. Menghindari rasa sakit hanya akan memperpanjang penderitaan. Sebaliknya, terimalah ketidaknyamanan tersebut.
2. Kerentanan adalah sebuah kekuatan
Setelah patah hati, mudah untuk membangun tembok di sekeliling hati. Mungkin kamu akan mencoba menutupi rasa sakit dengan kedok ketangguhan. Tapi pada kenyataannya, kerentanan bukanlah tanda kelemahan tapi itu adalah bukti kekuatanmu.
Terbuka tentang perasaan, mengungkapkan rasa sakit, dan mengakui kebutuhan akan penyembuhan adalah tindakan keberanian. Mereka mengharuskan kamu untuk jujur pada diri sendiri dan orang lain, serta mengambil risiko dihakimi dan dikritik.
3. Merangkul perjalanan
Patah hati, betapapun menyakitkannya, adalah kesempatan untuk pertumbuhan pribadi yang mendalam. Ini adalah kesempatan untuk menyelami emosi lebih dalam, membangun kembali ketahanan serta kepercayaan diri.
4. Penyembuhan itu tidak bersifat linier
Perjalanan dari patah hati menuju kesembuhan bukanlah jalan yang lurus. Ini adalah jalan berliku yang penuh dengan pasang surut, kemajuan dan kemunduran.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
