Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 22 November 2024 | 21.01 WIB

Kenali 10 Mitos dan Fakta Menopause: Menghadapi Perubahan Tubuh dengan Lebih Percaya Diri

Ilustrasi wanita yang mengalami menopause. (Freepik) - Image

Ilustrasi wanita yang mengalami menopause. (Freepik)

JawaPos.com – Menopause kerap menjadi topik yang dipenuhi berbagai anggapan keliru. Memahami fakta sebenarnya dapat membantu menghadapi fase ini dengan lebih bijak dan tenang.

Menopause adalah kondisi ketika seorang wanita berhenti mengalami menstruasi selama 12 bulan berturut-turut tanpa penyebab lain. Ini menandai berakhirnya masa reproduksi secara alami, dan biasanya terjadi pada usia mulai dari 45–55 tahun.

Informasi akurat tentang menopause mencegah kesalahpahaman yang dapat mempengaruhi kesehatan fisik dan emosional. Mengetahui fakta akan membantu mengambil langkah yang tepat untuk menghadapi perubahan tubuh dengan lebih percaya diri.

Berikut 10 mitos dan fakta menopause membantu menghadapi perubahan tubuh dengan lebih percaya diri, dilansir dari laman Webmd, Jumat (22/11):

1. Mitos: Menopause membuat mudah lupa

Perubahan hormon selama perimenopause dapat menyebabkan sedikit gangguan konsentrasi. Namun, menopause itu sendiri tidak menjadi penyebab hilangnya ingatan permanen.

Fakta: Ingatan terkait dengan penuaan otak. Masalah ingatan lebih sering disebabkan oleh proses penuaan alami pada otak. Gaya hidup sehat seperti olahraga, istirahat cukup, dan aktivitas melatih otak dapat meningkatkan daya ingat.

Menjaga pola makan yang seimbang juga dapat mendukung fungsi kognitif. Diskusi dengan ahli kesehatan dapat membantu jika gangguan semakin sering terjadi.

2. Mitos: Dimulai saat menstruasi berhenti

Menopause dianggap sudah dimulai ketika menstruasi berhenti total. Banyak yang tidak menyadari bahwa ada masa transisi sebelumnya, yaitu perimenopause.

Fakta: Butuh 12 bulan tanpa menstruasi. Secara medis, menopause terjadi setelah 12 bulan berturut-turut tanpa menstruasi. Selama perimenopause, siklus menstruasi menjadi tidak teratur, dan gejala seperti keringat panas mendadak (hot flashes) mulai terasa.

Fase ini bisa berlangsung hingga delapan tahun sebelum menopause sebenarnya. Pemahaman ini penting untuk mengenali tanda-tanda perimenopause.

3. Mitos: Menyebabkan mudah tersinggung

Banyak yang mengira menopause secara langsung mempengaruhi suasana hati. Padahal, perubahan emosi lebih sering dipicu oleh gejala tidak langsung seperti gangguan tidur akibat hot flashes.

Fakta: Mudah tersinggung adalah dampak dari gejala tertentu. Keringat malam dan rasa panas dapat mengganggu kualitas tidur, sehingga mempengaruhi suasana hati.

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore