Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 16 November 2024 | 22.09 WIB

Orang yang Berteman Baik dengan Mantan Setelah Putus Cinta, Punya 8 Perilaku Unik Ini Menurut Psikologi

Ilustrasi berteman dengan mantan pasangan - Image

Ilustrasi berteman dengan mantan pasangan

JawaPos.com - Putus cinta adalah hal yang paling memilukan, kita bisa terus menangisi keadaan, trauma, sulit move on, bahkan trust issue. Tapi hal tersebut tak berlaku bagi orang yang memilih berteman baik dengan mantan.

Mengutip dari laman Hati Plong, ada beberapa faktor orang yang memilih berteman baik dengan mantan setelah putus cinta. Bisa karena hasrat romantis yang tidak tersalurkan, takut kesepian, takut tidak ada pelindung, serta takut hilangnya keintiman.

Menurut para psikolog bahwa alasan-alasan tersebut menggambarkan mereka yang memilih bertaman baik dengan mantan, memiliki gaya kemelekatan yang anxious.

Terlepas dari apapun alasannya, melansir dari laman Personal Branding pada (16/11) orang yang berteman baik dengan mantan setelah putus cinta, punya 8 perilaku unik :

1. Komunikasi terbuka

Pernah mendengar pepatah, “komunikasi adalah kunci”? Sangat benar jika menyangkut menjaga pertemenan dengan mantan.

Komunikasi terbuka menumbuhkan pemahaman dan menghilangkan asumsi, ini membantu kedua belah pihak beralih dari perasaan romantis ke dalam ruang platonis.

2. Menghormati batasan baru

Mereka yang berteman baik dengan mantan harus mendefinisikan kembali hubungan dengan cara yang menghormati masa lalu, tetapi juga memberikan ruang untuk hubungan jenis baru.

Misalnya, sepakat untuk mengenai topik-topik tertentu yang harus dihindari selama percakapan dan sepakat untuk menghormati privasi satu sama lain ketika menyangkut hubungan baru.

Awalnya memang rumit, dan harus mengingatkan diri sendiri (dan satu sama lain) tentang batasan ini dari waktu ke waktu. Tapi seiring berjalannya waktu, hal itu menjadi lebih mudah dan berperan besar dalam menjaga pertemanan setelah putus.

3. Kematangan emosi

Kedewasaan emosional sangat penting dalam menjaga pertemanan tetap hidup dengan mantan. Hal ini memungkinkan kita berhenti sejenak, merenung, dan memilih tanggapan yang selaras dengan niat terbaik daripada membiarkan perasaan agar tak mendikte perilaku sendiri.

Dengan kematangan emosi, kita bisa mengatasi rasa cemburu atau rasa benci yang sering muncul saat sang mantan move on, mengakui perasaan tersebut tanpa membiarkannya mengaburkan perilaku kita.

4. Tak punya motif tersembunyi

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore