Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 15 November 2024 | 03.23 WIB

Menurut Penelitian, Ini 8 Cara Membuat Anak Lebih Cerdas agar Tumbuh dengan Baik dan Sehat

Ilustrasi anak cerdas (Max Fischer/pexels.com) - Image

Ilustrasi anak cerdas (Max Fischer/pexels.com)

JawaPos.com - Berdasarkan berbagai penelitian, ada sejumlah cara yang dapat diterapkan oleh orang tua dan pendidik untuk membantu anak tumbuh lebih cerdas serta berkembang dengan baik secara fisik maupun emosional.

Penelitian ini memberikan wawasan mengenai tindakan yang mampu mempercepat perkembangan kognitif anak, mendukung pertumbuhan fisik yang sehat, dan memfasilitasi kesejahteraan emosional mereka.

Dengan menerapkan pendekatan yang tepat, orang tua dan pendidik bisa menciptakan lingkungan yang mendukung dan merangsang potensi anak dengan optimal. Melansir time.com, berikut cara membuat anak lebih cerdas agar tumbuh dengan baik dan sehat menurut penelitian.

1. Pelajaran musik

Dibandingkan dengan anak-anak dalam kelompok kontrol, anak-anak yang mengikuti program musik menunjukkan peningkatan IQ secara keseluruhan yang lebih teratur. Meskipun pengaruhnya terbilang kecil, efek positif tersebut terlihat pada berbagai subtes IQ, skor indeks, dan ukuran standar prestasi akademik.

Penelitian yang terus berkembang menunjukkan bahwa pelatihan musik memberi keuntungan dalam proses belajar siswa di kelas. Sebuah studi dari Universitas Northwestern menemukan bahwa pelatihan musik juga bisa memberikan manfaat bagi orang tua lanjut usia, membantu mengurangi beberapa dampak negatif yang berhubungan dengan penuaan.

2. Membaca buku bersama anak

Apakah kamu memiliki anak kecil yang sedang belajar membaca? Jangan biarkan mereka hanya melihat gambar-gambar di buku saat kamu membacakan cerita. Fokuskan perhatian mereka pada kata-kata. Bacalah bersama mereka, bukan hanya untuk mereka. Penelitian menunjukkan bahwa hal ini sangat bermanfaat dalam mengembangkan keterampilan membaca anak.

Apabila kegiatan membaca buku bersama dilengkapi dengan perhatian khusus pada pengembangan keterampilan dan strategi membaca anak, maka aktivitas ini menjadi sarana yang efektif dalam meningkatkan kemampuan literasi dini, bahkan bagi anak-anak yang berasal dari keluarga kurang mampu.

3. Perhatikan jam tidur anak

Penelitian telah menunjukkan hubungan yang kuat antara durasi tidur dan prestasi akademik pada remaja. Studi yang dilakukan oleh Wahlstrom, misalnya, menemukan bahwa perbedaan hanya lima belas menit durasi tidur bisa membuat perbedaan signifikan dalam nilai yang diperoleh siswa.

Remaja yang memperoleh nilai A cenderung tidur lebih lama daripada yang mendapat nilai B, C, dan seterusnya. Temuan ini sejalan dengan penelitian sebelumnya oleh Carskadon yang melibatkan lebih banyak siswa. Penelitian ini menunjukkan bahwa tambahan waktu tidur dapat berpengaruh positif pada kemampuan belajar dan prestasi akademik siswa.

4. Ajari anak disiplin

Selain disiplin diri, konsep kehati-hatian juga muncul sebagai faktor penting dalam menentukan kesuksesan. Penelitian menunjukkan bahwa orang yang mempunyai tingkat kehati-hatian tinggi cenderung meraih prestasi yang lebih baik dalam berbagai aspek kehidupan, mulai dari akademis hingga kesehatan.

Mereka lebih mampu dalam menunda kepuasan, mengatur waktu dengan baik, dan membuat keputusan yang bijaksana. Dengan kata lain, kehati-hatian menjadi semacam superpower yang dapat membantu kita mencapai tujuan hidup kita.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore