Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 15 November 2024 | 03.20 WIB

9 Kebiasaan Orang yang Tetap Berteman dengan Mantan Pasangan setelah Hubungan Mereka Putus, Menurut Psikologi

Ilustrasi berteman dengan mantan pasangan - Image

Ilustrasi berteman dengan mantan pasangan

JawaPos.com - Mengakhiri sebuah hubungan asmara memang bisa menjadi proses yang sulit, terutama ketika ada perasaan yang masih tertinggal. Namun, meskipun hubungan cinta telah berakhir, tidak selalu berarti pertemanan dengan mantan pasangan harus terputus.

Beberapa orang mampu menjaga hubungan yang baik dan tetap berteman dengan mantan pasangan mereka setelah berpisah. Menurut psikologi, ada kebiasaan dan pola tertentu yang membantu orang-orang ini untuk menjaga pertemanan yang sehat pasca-putus.

Kebiasaan-kebiasaan ini tidak hanya melibatkan komunikasi yang baik, tetapi juga kedewasaan emosional dan penerimaan terhadap perubahan hubungan.

Dalam artikel ini, melansir Personal Branding Blog, kita akan membahas 9 kebiasaan orang yang tetap berteman dengan mantan pasangan setelah hubungan mereka berakhir.

1) Komunikasi Terbuka

Mereka yang tetap berteman dengan mantan pasangan biasanya menjaga komunikasi yang jujur dan terbuka. Ini memungkinkan keduanya untuk berbagi perasaan dan pikiran tanpa rasa takut atau salah paham, yang sangat penting dalam menjaga hubungan yang sehat setelah berpisah.

2) Menghargai Batasan Baru

Pasca-putus, kedua pihak harus memahami bahwa dinamika hubungan telah berubah. Orang yang sukses tetap berteman dengan mantan pasangan mereka cenderung menghargai batasan baru yang telah ditetapkan, baik itu dalam hal komunikasi, waktu bersama, atau area lain yang mungkin sebelumnya lebih bebas.

3) Kedewasaan Emosional

Kedewasaan emosional sangat penting agar tetap bisa berteman setelah hubungan berakhir. Orang dengan kedewasaan emosional mampu menanggapi situasi dengan tenang dan tidak membiarkan perasaan pribadi mengganggu hubungan pertemanan.

4) Tidak Ada Motif Tersembunyi

Orang yang tetap berteman dengan mantan pasangan biasanya melakukannya tanpa ada motif tersembunyi, seperti berharap untuk kembali bersama. Mereka benar-benar menginginkan pertemanan yang sehat dan saling mendukung, tanpa ada agenda pribadi.

5) Waktu Terpisah

Setelah putus, memberikan waktu terpisah adalah kebiasaan yang penting. Ini memberi ruang bagi kedua belah pihak untuk merenung, meresapi perasaan mereka, dan memulihkan diri secara emosional sebelum memulai hubungan persahabatan yang baru.

6) Menghargai Kenangan Bersama

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore