
ilustrasi seorang perempuan yang merasa sedih. Sumber foto: Freepik
JawaPos.com - Di era media sosial, membagikan kehidupan sehari-hari sudah jadi hal yang biasa dilakukan banyak orang.
Dari kabar bahagia hingga curhat kesedihan, semuanya terpampang di lini masa. Namun, pernahkan mendengar istilah 'sadfishing'?
Sadfishing adalah istilah untuk menggambarkan tren seseorang yang mengumbar kesedihan atau masalah pribadi di media sosial.
Diketahui, tren ini sering kali digunkan mencari perhatian atau respons tertentu dari orang lain.
Nah, ternyata sadfishing punya banyak sisi yang menarik dan juga dampak yang bisa dibilang cukup rumit, lho! Bahkaan bisa jadi tanda masalah psikologis yang serius
Dilansir New York Post, penelitian menemukan bahwa banyak “sadfishing” menunjukkan kondisi anxious attachment.
Di mana seseorang menginginkan ikatan yang kuat dengan orang yang disayangi. Namun, di sisi lain ia merasa cemas dan khawatir bahwa ia bisa saja ditinggalkan sewaktu-waktu.
Baca Juga: Mengenal Sadfishing, Tren Menjual Kesedihan di Media Sosial Demi Menarik Perhatian, Benarkah?
Don Grant, PhD, penasihat nasional untuk Manajemen Perangkat Sehat dari Newport Healthcare di Los Angeles, California, mengatakan bahwa fenomena tersebut bukanlah hal yang baru.
Sadfishing awalnya muncul sebagai cara orang mencari dukungan emosional di saat mereka merasa terpuruk.
Orang-orang rentang usia 18-40 tahun adalah pengguna media sosial yang paling sering. Mereka juga merupakan generasi yang paling menderita karena kesepian.
Itu berarti mereka lebih mungkin untuk menunjukkan jenis kesedihan di media sosial dibandingkan kelompok usia lainnya.
Namun, seiring waktu, banyak yang mulai memanfaatkannya untuk mendapat perhatian lebih. Beberapa orang mungkin merasa lebih diperhatikan ketika membagikan masalah pribadinya secara online.
Orang yang sadfishing biasanya berharap mendapatkan respons empati atau dukungan dari pengikutnya.
Sebagai contoh, salah satu gejala histrionic personality disorder adalah perilaku mencari perhatian, sehingga penderita HPD mungkin lebih cenderung melakukan sadfishing-dan karenanya perilaku mereka mungkin lebih mudah diabaikan.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
