Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 30 Oktober 2024 | 05.51 WIB

9 Ciri Kepribadian Orang yang Menerima Permintaan Mengikuti tapi Tidak Mengikuti Balik Akun Tersebut di Media Sosial, Menurut Psikologi

Ilustrasi orang yang menerima permintaan mengikuti tetapi tidak mengikuti balik akun tersebut di media sosial./stockking./freepik. - Image

Ilustrasi orang yang menerima permintaan mengikuti tetapi tidak mengikuti balik akun tersebut di media sosial./stockking./freepik.

JawaPos.com - Di era digital saat ini, media sosial telah menjadi bagian integral dari kehidupan kita sehari-hari.

Platform-platform ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat berbagi momen berharga, tetapi juga sebagai cerminan kepribadian dan pola perilaku dari para penggunanya.

Salah satu fenomena menarik yang sering kita temui adalah ketika seseorang menerima permintaan mengikuti namun tidak mengikuti balik akun tersebut.

Ternyata, menurut psikologi, tindakan ini bisa mencerminkan beragam ciri kepribadian yang menarik untuk dianalisis.

Dalam artikel ini, kita akan mengungkap beberapa ciri kepribadian yang seringkali terlihat pada individu-individu yang memilih untuk menerima permintaan mengikuti tetapi enggan untuk mengikuti balik, dan bagaimana perilaku ini mencerminkan pandangan mereka tentang hubungan sosial di dunia maya.

Dilansir dari laman Global English Editing pada Selasa (29/10), berikut merupakan 9 ciri kepribadian orang yang menerima permintaan mengikuti tetapi tidak mengikuti balik akun tersebut di media sosial, menurut psikologi.

1. Kebutuhan untuk Mengontrol

Orang yang menerima permintaan mengikuti tetapi tidak mengikuti balik akun tersebut merupakan sosok yang memiliki kebutuhan untuk mengontrol siapa yang bisa melihat profil dan konten mereka.

Dengan menerima permintaan, mereka bisa menentukan siapa yang diizinkan masuk ke dalam dunia online mereka.

Hal ini membantu mereka untuk merasa aman dan nyaman, serta menciptakan batasan yang jelas dalam interaksi di media sosial. Mereka lebih suka memiliki kendali atas siapa yang dapat melihat dan berinteraksi dengan mereka.

2. Interaksi Selektif

Banyak orang lebih memilih untuk berinteraksi dengan individu tertentu yang mereka kenal baik atau yang memiliki kesamaan minat.

Misalnya, seseorang mungkin menerima permintaan mengikuti dari teman lama tetapi tidak mengikuti balik karena merasa bahwa hubungan tersebut tidak cukup dekat.

Mereka cenderung lebih selektif dalam memilih orang yang ingin mereka ajak berinteraksi, karena mereka ingin menjaga kualitas hubungan di media sosial tetap baik dan berarti.

3. Takut Berbagi Terlalu Banyak

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore