Ilustrasi orang yang masa kecilnya tidak bahagia. (Unsplash.com/YoannBoyer)
JawaPos.com - Setiap orang memiliki kenangan di masa kecil, entah itu bahagia atau sedih, dan semua itu menyisakan perasaan yang mendalam di masa depan.
Mungkin bagi mereka yang masa kecilnya bahagia akan memberikan dampak positif di kehidupan masa depannya, sedangkan bagi mereka yang menyedihkan akan menyisakan trauma.
Melansir dari laman Ge Editing pada (27/10), jika kamu tak asing dengan 9 kenangan ini, menandakan bahwa masa kecilmu tidak bahagia dibanding kebanyakan orang :
1. Konflik Terus-menerus
Tidak ada keluarga yang benar-benar damai dan selalu penuh kasih sayang, semuanya pasti sempat mengalami konflik. Tapi ada beberapa rumah tangga yang menormalisasi konflik ini terus terjadi bahkan dalam masalah sekecil apapun.
Jika kenangan masa kecilmu sangat akrab dengan suara teriakan atau bantingan pintu, kemungkinan besar kamu menghadapi masa kecil dengan penuh gejolak dibanding kebanyakan orang.
Konflik yang terus-menerus ini dapat menimbulkan dengan rasa tidak aman dan tidak kondusif. Anak-anak harus fokus pada mainan mereka serta tidak mengkhawatirkan pertengkaran orang tuanya.
Baca Juga: Mengenal Perilaku 'Savior Complex' Menurut Psikologi: Ciri Kepribadian Seseorang yang Tumbuh dengan Rasa Kesepian di Masa Kecil
2. Kurangnya Dorongan
Saat tumbuh dewasa, dorongan bisa menjadi suatu hal yang paling krusial sehingga dapat memicu percaya diri serta citra diri yang positif.
Tapi bagi mereka yang masa kecilnya tidak bahagia, setiap kali membagikan harapan atau keinginannya, akan diabaikan dan diminta untuk bersikap lebih realistis. Sehingga hal ini membuatmu menjadi peragu dan kurang antusias terhadap suatu tujuan.
3. Kurangnya Kasih Sayang
Kita sering meremehkan kekuatan pelukan atau tepukan sederhana di punggung, suatu bentuk kasih sayang fisik ini memainkan peran penting dalam perkembangan masa kanak-kanak, menumbuhkan rasa aman, nyaman, dan cinta.
Penelitian menunjukkan bahwa anak-anak yang menerima pelukan secara teratur, tak hanya meningkatkan harga diri tapi juga meningkatkan regulasi emosi serta ketahanan dalam situasi stres.
Sentuhan fisik ini akan melepaskan hormon oksitosin yang meningkatkan ikatan emosional dan mengurangi kecemasan. Jika masa kecilmu kurang mendapatkan ini, maka akan menimbulkan perasaan terabaikan dan tidak berharga.
4. Rasa Tanggung Jawab Sejak Dini

Prediksi Skor Kanada vs Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026: Alphonso Davies Diragukan Tampil!
Beredar Kabar Komedian Bolot Meninggal Dunia, Begini Faktanya
Prediksi Skor Korea Selatan vs Republik Ceko di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Bisa Pecahkan Rekor
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Pembuktian Magis Christian Pulisic
Prediksi Skor Timnas Qatar vs Swiss di Piala Dunia 2026: The Maroons Terancam Gagal Start Sempurna
Daftar Pemain Spanyol dan Tanjung Verde di Piala Dunia 2026
Prediksi Duel Seru Korea Selatan vs Ceko, Son Heung-min Jadi Kunci!
Daftar Pemain Amerika Serikat dan Paraguay di Grup D Piala Dunia 2026
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Daftar Pemain Kanada dan Bosnia Herzegovina di Grup B Piala Dunia 2026
