Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 17 Oktober 2024 | 23.20 WIB

6 Teknik Orang Jepang Melawan Rasa Malas yang Patut untuk Ditiru supaya Produktivitas Menjadi Terjaga

Ilustrasi orang malas/freepik.com - Image

Ilustrasi orang malas/freepik.com

JawaPos.com - Kita semua pasti pernah mengalami momen saat kita menatap layar kosong, berupaya mencari motivasi dalam memulai sebuah proyek atau merasa terlalu malas ketika menyelesaikan tugas yang ada. Kemalasan sering kali menjadi penghalang yang menghambat produktivitas dan menghalangi kita guna mencapai tujuan.

Sayangnya, orang Jepang mempunyai berbagai kebijaksanaan dan teknik yang bisa membantu kita dalam mengatasi rasa malas dan kembali fokus.

Merangkum leadership.quest, berikut ini beberapa teknik orang Jepang melawan rasa malas yang bisa ditiru agar produktivitas terjaga.

1. Ikigai: Temukan makna hidupmu

Salah satu metode yang paling efektif guna mengatasi kemalasan adalah dengan menemukan ikigai, yaitu alasan kamu ada di dunia ini.

Ketika kamu mempunyai tujuan yang jelas, motivasi untuk menyelesaikan tugas akan lebih mudah ditemukan. Luangkan waktu guna merenungkan kekuatan, minat, dan kebutuhan di lingkungan sekitarmu.

2. Kaizen: Menyambut perbaikan kecil

Konsep kaizen dari Jepang yang berarti perbaikan berkelanjutan, mengajarkan kita bahwa perubahan besar mampu dicapai lewat langkah-langkah kecil yang konsisten. Alih-alih mencoba mengubah seluruh hidupmu sekaligus, lebih baik fokus pada perbaikan kecil setiap hari.

Ini bisa berarti bangun 15 menit lebih awal untuk bermeditasi, membaca beberapa halaman buku sebelum tidur, atau berjalan-jalan sebentar saat istirahat makan siang. Walaupun perubahan kecil mungkin terlihat sepele, dampaknya akan bertambah dengan seiring berjalannya waktu.

3. Teknik Pomodoro: Atur Waktu

Teknik Pomodoro merupakan metode manajemen waktu yang sederhana namun efektif, dirancang dalam membantumu tetap fokus dan menghindari kebosanan. Prinsipnya adalah bekerja selama 25 menit, diikuti dengan istirahat 5 menit.

Sesudah menyelesaikan empat sesi, kamu bisa beristirahat lebih lama antara 15-30 menit. Metode ini efektif karena membagi tugas besar menjadi bagian yang lebih mudah dikelola, sehingga membantumu tetap fokus.

Kondisi ini juga menjadi cara yang baik untuk mengatasi hambatan awal saat memulai proyek. Setelah menyelesaikan satu sesi, kamu sering kali merasa mempunyai dorongan guna melanjutkannya.

Francesco Cirillo, pencipta Teknik Pomodoro, memakai metode ini dalam mengatasi masalahnya dengan menunda-nunda saat masih di bangku kuliah. Ia menemukan bahwa membagi waktu belajarnya menjadi beberapa interval pendek dan terfokus membantunya tetap konsentrasi dan menghindari kebosanan.

4. Hara Hachi Bu: Menerapkan moderasi

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore