
Ilustrasi orang malas/freepik.com
JawaPos.com - Kita semua pasti pernah mengalami momen saat kita menatap layar kosong, berupaya mencari motivasi dalam memulai sebuah proyek atau merasa terlalu malas ketika menyelesaikan tugas yang ada. Kemalasan sering kali menjadi penghalang yang menghambat produktivitas dan menghalangi kita guna mencapai tujuan.
Sayangnya, orang Jepang mempunyai berbagai kebijaksanaan dan teknik yang bisa membantu kita dalam mengatasi rasa malas dan kembali fokus.
Merangkum leadership.quest, berikut ini beberapa teknik orang Jepang melawan rasa malas yang bisa ditiru agar produktivitas terjaga.
1. Ikigai: Temukan makna hidupmu
Salah satu metode yang paling efektif guna mengatasi kemalasan adalah dengan menemukan ikigai, yaitu alasan kamu ada di dunia ini.
Ketika kamu mempunyai tujuan yang jelas, motivasi untuk menyelesaikan tugas akan lebih mudah ditemukan. Luangkan waktu guna merenungkan kekuatan, minat, dan kebutuhan di lingkungan sekitarmu.
2. Kaizen: Menyambut perbaikan kecil
Konsep kaizen dari Jepang yang berarti perbaikan berkelanjutan, mengajarkan kita bahwa perubahan besar mampu dicapai lewat langkah-langkah kecil yang konsisten. Alih-alih mencoba mengubah seluruh hidupmu sekaligus, lebih baik fokus pada perbaikan kecil setiap hari.
Ini bisa berarti bangun 15 menit lebih awal untuk bermeditasi, membaca beberapa halaman buku sebelum tidur, atau berjalan-jalan sebentar saat istirahat makan siang. Walaupun perubahan kecil mungkin terlihat sepele, dampaknya akan bertambah dengan seiring berjalannya waktu.
3. Teknik Pomodoro: Atur Waktu
Teknik Pomodoro merupakan metode manajemen waktu yang sederhana namun efektif, dirancang dalam membantumu tetap fokus dan menghindari kebosanan. Prinsipnya adalah bekerja selama 25 menit, diikuti dengan istirahat 5 menit.
Sesudah menyelesaikan empat sesi, kamu bisa beristirahat lebih lama antara 15-30 menit. Metode ini efektif karena membagi tugas besar menjadi bagian yang lebih mudah dikelola, sehingga membantumu tetap fokus.
Kondisi ini juga menjadi cara yang baik untuk mengatasi hambatan awal saat memulai proyek. Setelah menyelesaikan satu sesi, kamu sering kali merasa mempunyai dorongan guna melanjutkannya.
Francesco Cirillo, pencipta Teknik Pomodoro, memakai metode ini dalam mengatasi masalahnya dengan menunda-nunda saat masih di bangku kuliah. Ia menemukan bahwa membagi waktu belajarnya menjadi beberapa interval pendek dan terfokus membantunya tetap konsentrasi dan menghindari kebosanan.
4. Hara Hachi Bu: Menerapkan moderasi

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Shin Tae-yong Bajak Staf Persebaya Surabaya, Gerbong Eks Timnas Indonesia Bisa Diboyong ke Persija Jakarta
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
BREAKING NEWS! Persija Jakarta Resmi Tunjuk Shin Tae-yong sebagai Pelatih Baru
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Melihat 10 Besar Penjualan Mobil Mei 2026: Jaecoo Kuasai Brand Tiongkok, Tak Ada Nama BYD
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Sudah Setor Total Rp 117 Miliar tapi Rumah Tak Kunjung Jadi, Konsumen Emeralda Resort Polisikan Yana Priatna
