
Ilustrasi seseorang yang kesulitan mengungkapkan perasaan karena memiliki trauma di masa kecil. (Freepik)
JawaPos.com – Setiap tanggal 17 Oktober tiap tahunnya diperingati sebagai hari trauma sedunia dengan maksud untuk meningkatkan kesadaran tentang trauma di kalangan Masyarakat luas.
Mengingat, trauma menjadi salah satu cidera yang bisa menyebabkan kematian jika dibiarkan dan tidak ditangani dengan baik.
Dilansir dari National Day pada 17/10 bahwa lebih dari 9% penyebab kematian diseluruh dunia disebabkan oleh cidera traumatis pada orang dibawah usia 45 tahun.
Presentase tersebut ternyata mengungguli penyebab kematian lain berupa malaria, HIV/AIDS dan tuberculosis.
Oleh karenanya, peringatan hari trauma sedunia ini sangat penting untuk meningkatkan kesadaran msyarakat serta mendidik tentang cara menangani insiden trauma yang bisa berakibat pada kematian.
Sejarah Hari Trauma Sedunia
Hari Trauma sedunia pertama kali dicetuskan di New Delhi, India krena tingginya angka kematian akibat kecelakaan lalu lintas di negara tersebut.
Bahkan menurut data terdapat 400 orang lebih setiap harinya harus meregang nyawa karena terjadi kecelakaan.
Kecelakaan lalu lintas dinilai sebagai salah satu penyebab paling umum dari pengalaman traumatis di seluruh dunia.
Jika pengalaman tersebut tidak segera ditangani dengan penanganan yang tepat, dapat membuat korban mengalami Gangguan Stres Pasca trauma atau Post-Traumatic Stress Disorder (PTSD).
Setelah perang dunia II, pemahaman tentang trauma kian meningkat. Bahkan para prajurit diberi izin untuk beristirahat sejenak dari perang untuk menenagkan pikiran mereka dan kembali berperang dikemudian hari.
Selama perizinan untuk tidak mengikti perang, para prajurit melakukan terapi bicara bagi korban trauma.
Terapi tersebut dilakukan secara berkelompok yang diperuntukkan bagi korban PTSD.
Oleh karenanya, adanya peringatan hari trauma sedunia ini dinilai mampu memberi informasi yang cukup tentang cara enatasi trauma sekaligus menghindarinya jika memungkinkan.
Cara Memperingati Hari Trauma Sedunia

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
