Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 18 Oktober 2024 | 00.10 WIB

Multitasking Bisa Kurangi IQ dan Kecerdasan tanpa Disadari Menurut Psikologi

Orang dengan IQ rendah menurut psikologi/Freepik - Image

Orang dengan IQ rendah menurut psikologi/Freepik

JawaPos.com - Kita sering kali tidak menyadari bahwa beberapa kebiasaan sehari-hari yang tampaknya sepele dapat berdampak buruk pada kecerdasan dan IQ kita.

Menurut para psikolog, ada sejumlah perilaku yang mungkin kita anggap biasa saja, namun justru perlahan-lahan bisa mengikis kemampuan otak kita untuk berpikir tajam dan jernih.

Jika Anda ingin tetap menjaga kecerdasan dan daya pikir Anda, sangatlah penting untuk mengenali kebiasaan-kebiasaan ini dan segera mengambil tindakan untuk menghentikannya.

Dilansir dari laman Global English Editing pada Rabu (16/10), berikut merupakan 8 kebiasaan yang terlihat sepele namun diam-diam dapat mengikis kecerdasan dan IQ Anda, menurut psikologi.

Baca Juga: Perempuan yang Merasa Perlu Bersaing dengan Perempuan Lainnya, Biasanya Menampilkan 8 Perilaku Ini

Agar tetap tajam dan aktif, otak kita perlu berlatih dan ditantang. Kegiatan yang menantang seperti menyelesaikan teka-teki, membaca buku yang sulit, atau belajar keterampilan baru dapat merangsang otak kita untuk berkembang dan membentuk koneksi saraf baru.

Ketika kita terlibat dalam aktivitas ini, kita melatih kemampuan pemecahan masalah dan berpikir kritis kita, yang sangat penting untuk kecerdasan.

Menghabiskan waktu dengan kegiatan yang merangsang otak juga dapat membantu menjaga kesehatan mental kita dan mencegah penurunan kemampuan kognitif seiring bertambahnya usia.

Dengan menjadikan aktivitas menantang sebagai bagian dari rutinitas kita, kita dapat terus meningkatkan dan mengembangkan kecerdasan kita.

7. Melewatkan Sarapan

Sarapan sering kali diabaikan oleh banyak orang karena kesibukan di pagi hari. Namun, sarapan adalah makanan terpenting yang menyediakan energi bagi tubuh dan otak setelah tidur malam.

Saat kita bangun, kadar glukosa dalam darah biasanya rendah, dan glukosa adalah sumber energi utama bagi otak.

Jika kita melewatkan sarapan, otak kita tidak mendapatkan bahan bakar yang dibutuhkan untuk berfungsi secara optimal.

Baca Juga: Prediksi dan Link Live Streaming PSIS Semarang vs Persija Jakarta: Macan Kemayoran Incar Poin Penuh demi Misi Kebangkitan

Akibatnya, kita bisa mengalami kesulitan dalam berkonsentrasi, memperpendek rentang perhatian, dan bahkan mengalami perubahan suasana hati yang buruk sepanjang hari.

Oleh karena itu, mengonsumsi sarapan yang sehat dan bergizi sangat penting untuk menjaga kesehatan mental dan kecerdasan.

8. Mengabaikan Perawatan Diri

Perawatan diri sering kali dianggap sepele dalam rutinitas sehari-hari yang sibuk. Kita cenderung mengutamakan pekerjaan, keluarga, dan tanggung jawab sosial lainnya di atas kesehatan dan kesejahteraan kita sendiri.

Namun, mengabaikan perawatan diri dapat memiliki konsekuensi serius bagi kesehatan mental dan kecerdasan kita.

Aktivitas seperti meditasi, berolahraga, atau sekadar menghabiskan waktu sendiri untuk berpikir, dapat membantu mengurangi stres dan meningkatkan kemampuan kognitif.

Dengan meluangkan waktu untuk diri sendiri, kita tidak hanya merawat kesehatan mental, tetapi juga meningkatkan kemampuan berpikir, konsentrasi, dan kreativitas kita.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore