
Perlakuan silent treatment. (Pexels/com)
JawaPos.com - Perlakuan silent treatment atau diam tanpa memberikan respon sering kali membuat kamu merasa bingung, frustrasi, bahkan terluka.
Hal ini terjadi ketika seseorang memilih untuk tidak berkomunikasi atau menolak berbicara sebagai cara untuk menyampaikan perasaan mereka.
Meski seolah-olah hanya sebuah tindakan pasif, silent treatment dapat menjadi salah satu bentuk manipulasi emosional yang sangat menyakitkan. Bagaimana sebaiknya kamu merespons ketika menghadapi situasi ini?
Dilansir dari laman Bonobology pada Senin (14/10), berikut adalah beberapa cara yang efektif untuk menghadapinya.
Langkah pertama yang penting adalah mencari tahu apa penyebab di balik silent treatment yang kamu terima. Apakah ada sesuatu yang telah terjadi sebelumnya yang membuat orang tersebut merasa marah atau kecewa?
Terkadang, orang memilih untuk diam karena mereka merasa kesulitan mengekspresikan emosi mereka dengan kata-kata. Dengan mencoba memahami akar masalah, kamu dapat lebih siap untuk menyelesaikan konflik.
Metode Sandwich adalah pendekatan komunikasi yang dimulai dengan hal positif, diikuti dengan pembahasan masalah, dan diakhiri dengan kembali ke hal positif.
Kamu bisa memulai dengan mengatakan sesuatu yang baik, seperti: "Aku menghargai bahwa kamu peduli dengan hubungan ini," kemudian menyampaikan perasaanmu terkait silent treatment.
Dan akhirnya menawarkan solusi yang kooperatif. Ini membantu mengurangi ketegangan dan menghindari konfrontasi langsung.
Mungkin tergoda untuk memberikan silent treatment balik sebagai cara untuk 'membalas', tetapi ini hanya akan memperburuk situasi.
Cobalah untuk tetap tenang dan tidak terjebak dalam permainan diam-diam. Alih-alih, bersikaplah terbuka untuk berbicara dan menyelesaikan masalah secara dewasa.
Menyimpan dendam hanya akan memperpanjang konflik dan membuat kamu semakin sulit untuk mencapai perdamaian.
Jika kamu merasa marah atau terluka, cobalah untuk mengatasi perasaan tersebut dan lepaskan dendam yang mungkin kamu rasakan.
Memilih untuk memaafkan tidak berarti kamu setuju dengan apa yang telah terjadi, tetapi itu adalah cara untuk melepaskan beban emosional.
Meskipun kamu mungkin merasa ingin segera menyelesaikan masalah, terkadang lebih baik untuk tidak langsung bertindak.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
