Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 12 Oktober 2024 | 05.37 WIB

Pagi, Siang, atau Malam? Mengulik 4 Mitos Seputar Waktu Terbaik Mengonsumsi Buah yang Harus Anda Ketahui

Ilustrasi buah-buahan. (freepik/azerbaijan_stockers) - Image

Ilustrasi buah-buahan. (freepik/azerbaijan_stockers)

JawaPos.com–Buah-buahan dikenal sebagai sumber vitamin dan serat yang sangat penting untuk menjaga kesehatan tubuh. Namun, di balik manfaat baik yang dimilikinya, muncul berbagai mitos yang beredar tentang kapan waktu terbaik untuk mengonsumsi buah agar mendapatkan manfaat maksimal.

Ada yang percaya bahwa mengonsumsi buah yang baik yakni di pagi hari, siang hari, atau bahkan saat perut kosong. Namun, benarkah klaim-klaim ini, atau hanya sekadar mitos tanpa dasar ilmiah?

Dilansir dari laman Medical News Today pada Jumat (11/10), meski ada banyak klaim yang beredar di internet, sebenarnya tidak ada satu waktu tertentu dalam sehari yang dianggap sebagai waktu terbaik untuk mengonsumsi buah.

Manfaat kesehatan dari buah bisa diperoleh kapan saja, baik di pagi, siang, maupun malam hari. Namun, bagi orang-orang yang memiliki tujuan tertentu, seperti menurunkan berat badan atau mengelola diabetes, mengatur waktu konsumsi buah bisa membantu meningkatkan manfaat yang didapatkannya.

Banyak sumber yang mengklaim bahwa mengonsumsi buah di waktu tertentu, seperti saat perut kosong, di sore hari, atau dengan menghindari makanan tertentu saat makan buah, dapat memberikan manfaat kesehatan yang lebih baik.

Namun, penting untuk dicatat bahwa tidak ada bukti ilmiah yang kuat untuk mendukung klaim-klaim tersebut. Dalam artikel ini, kita akan membahas lebih lanjut beberapa mitos yang berhubungan dengan kapan sebaiknya mengonsumsi buah dan cara mengatur konsumsi buah untuk mendukung penurunan berat badan dan pengelolaan diabetes.

  1. Mitos: Siang Hari adalah Waktu Terbaik untuk Mengonsumsi Buah

Banyak orang berpendapat bahwa mengonsumsi buah di siang hari lebih baik daripada di pagi hari, tetapi tidak ada bukti ilmiah yang mendukung klaim ini.

Teori ini mengatakan bahwa mengonsumsi buah di siang hari dapat membantu meningkatkan gula darah dan "membangunkan" sistem pencernaan.

Namun, semua makanan mengandung karbohidrat dapat memengaruhi kadar gula darah, dan waktu mengonsumsi buah tidak terlalu berpengaruh.

Meskipun demikian, mengonsumsi buah sebagai camilan di siang hari tetap baik karena kaya akan serat yang membantu rasa kenyang lebih lama. Mengombinasikan buah dengan lemak atau protein sehat juga bisa memberikan energi yang lebih stabil.

  1. Mitos: Hindari Mengonsumsi Buah Sebelum Tidur

Meskipun mengonsumsi makanan berat sebelum tidur bisa mengganggu kualitas tidur seseorang, buah tidak memiliki dampak yang sama.

Menurut National Sleep Foundation, makanan dengan gula olahan dapat mengganggu tidur, tetapi buah segar lebih aman untuk dikonsumsi sebelum tidur.

Beberapa buah seperti pisang bahkan dapat membantu mencegah kram kaki di malam hari karena kandungan kalium yang ada di dalamnya. Selain itu, buah-buahan yang kaya akan magnesium justru dapat membantu relaksasi dan meningkatkan kualitas tidur yang lebih baik.

  1. Mitos: Mengonsumsi Buah Saat Perut Kosong

Ada anggapan bahwa menonsunsi buah saat perut kosong lebih baik karena dapat memberikan manfaat kesehatan yang lebih besar.

Meskipun buah memang memperlambat pencernaan, ini sebenarnya sangat baik untuk kesehatan karena serat dalam buah membantu proses pencernaan dan membuat kita merasa kenyang lebih lama.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore