Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 10 Oktober 2024 | 06.30 WIB

Orang yang Oversharing dan Membikin Banyak Teman Menjauh Memiliki 6 Tanda Berikut Menurut Psikologi

Ilustrasi orang yang oversharing. (Pexels) - Image

Ilustrasi orang yang oversharing. (Pexels)

JawaPos.com - Oversharing tak selalu baik. Hal ini bahkan bisa membuat orang merasa tak nyaman berada di dekat Anda dan memilih untuk menjauh.

Saat Anda masuk kategori orang yang oversharing, bisa jadi Anda tak merasakannya. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui ciri-cirinya agar Anda dapat segera mengidentifikasi dan mengevaluasinya.

Dikutip dari Ideapod, Rabu (9/10), inilah beberapa tanda Anda adalah orang yang oversharing dan membuat orang ingin menjauh dari Anda.

1. Anda selalu jadi bintang dalam setiap percakapan

Semua orang ingin didengar dan merasa dihargai dalam sebuah percakapan. Namun, jika kita mendominasi diskusi dan hanya berfokus pada pengalaman kita, orang lain bisa jadi tidak tertarik.

Cobalah posisikan diri Anda di posisi orang yang mendengar. Pasti Anda akan segera merasakan betapa jengahnya mendengar orang yang hanya bicara tentang dirinya sendiri.

2. Semuanya menjadi online

Jika Anda mendapati diri Anda mengunggah setiap detail kecil kehidupan Anda secara daring, mungkin sudah waktunya untuk mundur dan merenung. Apakah Anda terlalu banyak berbagi dan berpotensi menjauhkan orang lain?

3. Anda membagikan informasi sensitif terlalu cepat

Saat kita bertemu seseorang yang baru, naluri kita mungkin adalah untuk membuka diri sepenuhnya dalam upaya untuk terhubung. Namun, itu juga bisa berarti buruk.

Hal itu dapat membuat orang lain merasa tidak nyaman dan menciptakan rasa tertekan.

Penelitian telah menunjukkan bahwa membangun hubungan memerlukan keseimbangan antara keterbukaan diri dan menjaga batasan. Berbagi terlalu banyak hal terlalu cepat dapat mengganggu keseimbangan ini dan membuat orang lain merasa kewalahan.

4. Anda tidak menghormati batasan pribadi

Orang yang oversharing sering kali melewati batas pribadi orang lain. Anda mungkin berpikir Anda hanya bersikap terbuka, tetapi orang lain mungkin melihatnya sebagai pelanggaran privasi atau ruang pribadi mereka.

Misalnya, jika seseorang berbagi sedikit tentang masalah keluarganya, itu tidak memberi Anda lampu hijau untuk mengupas lebih dalam tentang kehidupan pribadinya.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore