
frasa yang diucapkan orang cerdas saat bertengkar menurut Psikologi./pressfoto./Freepik.
JawaPos.com – Konflik atau bertengkar dalam hubungan, baik itu dengan pasangan, teman, atau rekan kerja, sering kali tak terhindarkan.
Namun, cara orang menggunakan frasa atau menyikapi pertengkaran bisa sangat berbeda, terutama antara mereka yang cerdas.
Individu cerdas biasanya tidak hanya tahu apa yang harus dikatakan, tetapi juga bagaimana menyampaikan pesan tersebut dengan cara yang konstruktif.
Menurut psikologi, ada frasa tertentu yang sering digunakan oleh orang cerdas saat bertengkar, yang dapat membantu meredakan ketegangan dan mencari solusi.
Dikutip dari Hack Spirit pada Senin (7/10), diterangkan bahwa terdapat delapan frasa yang hanya diucapkan oleh orang cerdas ketika sedang bertengkar menurut Psikologi.
1. Mengakui sudut pandang lawan bicara
“Saya mengerti maksud kamu, tapi...” merupakan frasa yang sering digunakan oleh orang cerdas saat berdebat.
Penggunaan kalimat ini memiliki dua tujuan penting. Pertama, frasa tersebut mengakui pendapat lawan bicara, sehingga mereka merasa dihargai dan didengarkan.
Kedua, kata “tapi” memberi ruang untuk menyampaikan pandangan pribadi dengan mulus. Strategi ini bukan untuk menjatuhkan argumen lawan, melainkan untuk membangun diskusi yang lebih konstruktif berdasarkan ide-ide yang telah disampaikan sebelumnya.
2. Meminta penjelasan lebih lanjut
Orang cerdas sering menggunakan frasa “Tolong bantu saya memahami...” saat berdebat. Meskipun terkesan sebagai tanda kelemahan, sebenarnya ini adalah langkah strategis. Frasa ini mendorong lawan bicara untuk menjelaskan pandangannya secara lebih rinci.
Selain mengumpulkan informasi, pertanyaan ini juga memicu lawan bicara untuk mengevaluasi kembali argumennya sendiri. Yang terpenting, penggunaan frasa ini menunjukkan rasa hormat terhadap sudut pandang orang lain dan menciptakan suasana kolaboratif alih-alih konfrontatif.
3. Menawarkan solusi alternatif
Ketika perdebatan mengalami kebuntuan, orang cerdas sering menggunakan frasa “Bagaimana kalau kita coba...”. Pendekatan ini membuka kemungkinan untuk mencari solusi alternatif dan keluar dari pola pikir benar-salah yang kaku.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
Persebaya Surabaya Cetak Prestasi! Masuk 8 Klub Indonesia Lolos Lisensi AFC Champions League Two Tanpa Syarat
10 Rekomendasi Bubur Ayam Paling Favorit di Surabaya, Terkenal Lezat dan Jadi Langganan Pecinta Kuliner Pagi
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
