Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 3 Oktober 2024 | 18.45 WIB

Menurut Penelitian Psikolog: 8 Cara Meningkatkan Kesejahteraan Emosional Lansia untuk Hidup Lebih Bahagia dan Bermakna di Masa Tua

Ilustrasi Lansia. (Pexels/Marcus Aurelius) - Image

Ilustrasi Lansia. (Pexels/Marcus Aurelius)

 
JawaPos.Com - Seiring bertambahnya usia, kesejahteraan emosional menjadi salah satu aspek penting yang sering kali diabaikan. 
 
Lansia mungkin menghadapi berbagai tantangan seperti kesepian, penurunan kesehatan fisik, hingga perubahan dalam hubungan sosial. 
 
Semua faktor ini dapat mempengaruhi kesejahteraan emosional dan kebahagiaan seseorang di masa tua. 
 
Meski demikian, penelitian terbaru menunjukkan bahwa ada berbagai cara efektif untuk meningkatkan kesejahteraan emosional pada lansia. 
 
Mulai dari menjaga hubungan sosial hingga menekuni hobi yang disukai, langkah-langkah ini dapat membantu lansia menjalani kehidupan yang lebih bahagia dan seimbang.
 
Dikutip dari Health Shots, psikolog Dr. Ruchi Jain, mengatakan bahwa kesehatan emosional yang baik tidak hanya sebatas mencapai bahagia atau terbebas dari emosi negatif. 
 
 
Ini sebenarnya tentang kendali diri dan keterampilan untuk mengatur emosi dengan cara yang lebih sehat.

Di bawah ini, kita akan membahas 8 cara yang terbukti secara ilmiah dapat meningkatkan kesejahteraan emosional pada lansia. 

Selengkapnya, inilah langkah-langkah yang bisa menjadi panduan untuk menjalani masa tua yang lebih sehat, bahagia, berkualitas dan bermakna.

1. Koneksi Sosial

Penelitian menunjukkan bahwa koneksi sosial yang kuat adalah salah satu kunci utama dalam menjaga kesejahteraan emosional pada lansia

Lansia yang memiliki hubungan sosial yang sehat, baik dengan keluarga, teman, maupun komunitas, lebih cenderung merasa bahagia dan memiliki tingkat stres yang lebih rendah. 

Mereka yang terisolasi sering kali mengalami kesepian yang dapat berujung pada depresi.

Untuk meningkatkan koneksi sosial, lansia bisa mengikuti kegiatan komunitas seperti bergabung dengan klub hobi, mengikuti kegiatan keagamaan, atau bahkan terlibat dalam aktivitas sukarela. 

Hubungan yang bermakna dan dukungan emosional dari orang-orang terdekat akan sangat membantu dalam menjaga kesehatan mental.

2. Aktivitas Fisik

Selain bermanfaat bagi kesehatan tubuh, aktivitas fisik juga memiliki efek positif yang signifikan pada kesehatan mental dan emosional lansia. 

Olahraga ringan seperti berjalan kaki, yoga, atau senam lansia dapat meningkatkan suasana hati dan mengurangi gejala kecemasan serta depresi. 

Aktivitas fisik merangsang produksi hormon endorfin, yang dikenal sebagai "hormon kebahagiaan".

Penelitian juga menunjukkan bahwa lansia yang aktif secara fisik lebih mampu mengelola stres dan memiliki tidur yang lebih baik. 

Dengan demikian, mendorong lansia untuk tetap aktif sangat penting, bahkan jika hanya dalam bentuk latihan ringan beberapa kali dalam seminggu.

3. Kesadaran (Mindfulness): Mengelola Pikiran dan Perasaan

Praktik kesadaran atau mindfulness telah terbukti membantu banyak orang dalam mengelola emosi mereka dengan lebih baik. 

Ini juga berlaku bagi lansia. Melalui teknik meditasi atau pernapasan mendalam, lansia bisa belajar untuk lebih fokus pada momen saat ini, menerima perasaan mereka tanpa penilaian, dan mengurangi stres serta kecemasan.

Banyak penelitian menunjukkan bahwa praktik mindfulness dapat membantu mengurangi gejala depresi dan meningkatkan kualitas hidup. 

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore