Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 27 September 2024 | 19.05 WIB

9 Perilaku Orang Tua yang Tak Disadari Membuat Anak Pergi Meninggalkan Mereka Saat Dewasa

Ilustrasi- Orang tua yang ditinggal anaknya. (Freepik) - Image

Ilustrasi- Orang tua yang ditinggal anaknya. (Freepik)

JawaPos.com - Hubungan antara orang tua dan anak merupakan salah satu ikatan terkuat dalam hidup. Namun, seiring berjalannya waktu, anak-anak tumbuh dewasa dan hubungan ini mengalami perubahan.

Sayangnya, tanpa disadari, ada beberapa perilaku orang tua yang bisa membuat anak merasa tidak nyaman hingga akhirnya menjauh.

Meski seringkali dilakukan tanpa niat buruk, tindakan-tindakan ini dapat menimbulkan dampak negatif pada kedekatan emosional antara orang tua dan anak saat mereka mencapai usia dewasa.

Melansir Geediting, berikut adalah beberapa perilaku orang tua yang bisa membuat anak menjauh saat mereka dewasa:

1) Melewati Batasan

Orang tua yang terus-menerus melanggar batasan pribadi anak, bahkan setelah mereka dewasa, bisa membuat anak merasa tidak nyaman. Ketidakmampuan untuk menghormati privasi atau keputusan anak akan membuat mereka merasa dikontrol dan tertekan.

2) Memaksakan Ekspektasi

Ekspektasi yang terlalu tinggi atau memaksa anak untuk memenuhi keinginan orang tua tanpa memperhatikan aspirasi dan impian anak, dapat membuat anak merasa terbebani. Ini sering kali menyebabkan mereka menjauh untuk mencari kebebasan.

3) Tidak Mengakui Kedewasaan Mereka

Saat anak dewasa, mereka ingin diperlakukan sebagai orang dewasa, bukan lagi anak kecil. Ketidakmampuan orang tua untuk mengakui atau menghormati kedewasaan anak bisa membuat mereka merasa tidak dihargai, sehingga hubungan menjadi renggang.

4) Kritik Berlebihan

Kritik yang terlalu sering atau keras dapat merusak harga diri anak. Jika orang tua terus-menerus menunjukkan kekurangan anak tanpa memberikan apresiasi, anak mungkin akan merasa tidak cukup baik dan memilih untuk menjauh.

5) Membandingkan dengan Orang Lain

Membandingkan anak dengan orang lain, baik dengan saudara, teman, atau orang di luar keluarga, bisa menimbulkan perasaan tidak berharga. Anak yang sering dibanding-bandingkan cenderung merasa kecewa dan tidak dihargai.

6) Tidak Mengungkapkan Cinta

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore