
Ilustrasi menstruasi./(Pexels.com/MikeMurray)
JawaPos.com - Ada ketetapan yang sudah diberikan kepada perempuan dan pria tidak dapat melakukannya sama sekali, yakni hamil, melahirkan, dan menstruasi.
Bicara tentang menstruasi, meskipun hal ini normal terjadi pada perempuan tapi banyak munculnya stigma masyarakat terhadap hal tersebut sehingga menjadi sebuah ketakutan, melansir dari laman Very Well Mind inilah 3 alasannya :
1. Diskriminasi
Diskriminasi yang dialami perempuan sedang menstruasi bisa kecil atau besar, tetapi itu berbahaya terlepas dari itu lelucon ringan atau sekedar mitos.
Sebagai lelucon, stigma menstruasi terwujud dengan tuduhan bahwa seseorang sedang PMS atau menstruasi selalu berperilaku sensitif, tajam, atau agresif.
Politisi telah mengklaim bahwa orang yang sedang menstruasi tidak berfungsi dengan baik di tempat kerja, tapi sebuah gagasan itu tidak memiliki dasar dalam kenyataan.
Lebih parahnya, dalam budaya Yahudi tradisional, ketika seseorang sedang menstruasi (niddah) harus tidur terpisah dari suami karena dianggap "tidak suci" dan setelah periode itu selesai harus mandi di kolam khusus yang dikenal sebagai mikveh.
Bahkan ada stigma dan informasi yang salah seputar perlengkapan sanitasi itu sendiri, seperti anggapan bahwa menggunakan tampon atau sering kita sebut pembalut akan "mengambil" keperawanan perempuan.
2. Menganggap Tabu Tentang Obrolan Menstruasi
Ketika seseorang membutuhkan persediaan seperti pembalut, mereka biasanya meminta teman dengan nada pelan agar tidak didengar orang lain.
Bahkan hal tersebut bisa jadi "momen memalukan" yang lebih umum ketika seseorang mengalami menstruasi tanpa disadari dan berdarah melalui celananya di tempat umum.
Padahal semua itu normal dialami oleh setiap perempuan, justru ketika mereka tidak mengalami menstruasi pada usia tertentu, bisa menimbulkan bahaya pada organ reproduksinya.
3. Kurangnya Akses Terhadap Perlengkapan
Mungkin bagi warga perkotaan sangat mudah untuk mendapatkan pembalut karena tersedia diberbagai toko hingga warung kecil, tapi bagi rakyat miskin yang tinggal di pelosok itu cukup sulit.

Kapolri Kenang Warisan Bung Karno, Tegaskan Semangat Pemimpin Bangsa Harus Terus Dijaga
Prediksi Skor Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026: La Tri Wajib Menang demi Lolos ke Babak 32 Besar
Prediksi Skor Jerman vs Pantai Gading di Piala Dunia 2026: Ujian Sesungguhnya Die Mannschaft di Grup E
BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Susunan Pemain Timnas Brasil vs Haiti: Danilo Ingin Selecao Kuasai Permainan
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Jadwal Moto3 Ceko 2026! Veda Ega Pratama P14 dan Langsung Lolos Q2
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
