
Fakta atau mitos tentang miopi./pexels.com
JawaPos.com - Dalam beberapa dekade terakhir, terjadi peningkatan signifikan pada jumlah kasus rabun jauh (miopi) di seluruh dunia.
Miopi adalah kondisi mata di mana seseorang dapat melihat objek dekat dengan jelas, namun mengalami kesulitan saat melihat objek yang jauh.
Kondisi ini tidak hanya dialami oleh anak-anak, tetapi juga orang dewasa. Peningkatan jumlah penderita miopi memicu banyak kekhawatiran dan munculnya berbagai mitos yang justru menyesatkan.
Dilansir dari laman Optometrists pada Kamis (19/9) berikut enam mitos umum seputar miopi dan fakta-fakta yang perlu diketahui.
1. Mitos: Miopi disebabkan oleh terlalu banyak menonton TV dan menggunakan gadget
Banyak orang tua khawatir bahwa anak-anak mereka akan terkena miopi karena menghabiskan terlalu banyak waktu menonton TV atau bermain game di ponsel dan tablet.
Meskipun aktivitas ini memang dapat menyebabkan ketegangan mata, hal tersebut bukanlah satu-satunya penyebab miopi.
Penelitian menunjukkan bahwa miopi dipengaruhi oleh faktor genetik dan lingkungan. Jika salah satu atau kedua orang tua mengalami miopi, ada kemungkinan besar anak mereka juga akan mengalami hal yang sama.
Selain itu, kurangnya aktivitas luar ruangan dan paparan cahaya alami juga dapat meningkatkan risiko terkena miopi. Jadi, bukan hanya gadget yang harus disalahkan.
2. Mitos: miopi hanya terjadi pada anak-anak
Banyak yang percaya bahwa miopi adalah kondisi yang hanya dialami oleh anak-anak dan akan berhenti memburuk saat mereka dewasa. Namun, miopi sebenarnya bisa terus berkembang bahkan hingga usia dewasa.
Miopi memang sering didiagnosis pertama kali pada anak-anak, tetapi kondisi ini bisa memburuk seiring bertambahnya usia, terutama jika tidak ditangani dengan benar.
Beberapa orang dewasa yang awalnya memiliki penglihatan normal dapat mengembangkan miopi karena perubahan gaya hidup atau kebiasaan, seperti bekerja terlalu lama di depan layar komputer.
3. Mitos: miopi dapat disembuhkan dengan terapi mata alami

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
